NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamandau mendirikan Dapur Siaga Karhutla untuk memenuhi kebutuhan logistik petugas dan relawan yang berjibaku menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lapangan. Fasilitas yang mulai beroperasi sejak 1 September 2026 itu menyiapkan konsumsi harian untuk menjaga stamina personel selama penanganan karhutla berlangsung.
Operasional dapur siaga tersebut disokong melalui program “ASN Peduli Karhutla” serta bantuan masyarakat umum. Dapur ini secara khusus memastikan asupan makanan para petugas pemadam tetap terpenuhi selama bertugas.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamandau, Syaifudin Zuhri, menjelaskan bantuan melalui program ASN Peduli Karhutla dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Lamandau melalui OPD dan kecamatan masing-masing.
“Melalui program ASN Peduli Karhutla, bantuan dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Lamandau melalui OPD dan kecamatan masing-masing. Bantuan yang masuk berupa bahan pokok seperti beras, telur, sarden, minyak goreng, gas, hingga air mineral,” ujar Syaifudin kepada wartawan, Jumat (4/9).
Meski digerakkan dari swadaya ASN, Dinsos Lamandau juga membuka kesempatan bagi kelompok organisasi maupun masyarakat yang ingin ikut berkontribusi menyalurkan bantuan berupa bahan baku makanan.
Salah satu relawan dapur siaga, Tania, mengatakan aktivitas memasak disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dalam satu sesi pengolahan, pihaknya menyiapkan sekitar 50 porsi makanan lengkap dengan air minum, terutama untuk memenuhi kebutuhan makan sore hingga malam para petugas.
“Awalnya kami menerima dari ASN saja, tapi kalau ada yang mau menyumbang dari masyarakat atau organisasi, kami sangat terbuka,” kata Tania.
Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat semangat gotong royong dalam penanggulangan karhutla.
Penanganan karhutla, kata Pemda, tidak hanya membutuhkan tenaga petugas dan relawan di lapangan, tetapi juga dukungan logistik untuk menunjang perjuangan mereka dalam memadamkan api. (bib)


