26.6 C
Jakarta
Thursday, April 25, 2024

Antisipasi Oknum Pedagang Nakal Menimbun Kebutuhan Pokok

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan para pedagang maupun distributor untuk tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok (Bapok) saat Ramadan ini maupun menjelang hari raya Idulfitri 1444 Hijriah. Baik untuk kepentingan pribadi atau mendapatkan untung yang lebih banyak.

“Saya tegaskan agar jangan sampai ada distributor di wilayah ini melakukan penimbunan barang untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi,” kata Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor, Rabu (29/3).

Untuk mengatasi hal tersebut dirinya meminta Sekertaris Daerah dan Dinas Perdaganggan dan Perindustrian (Disperdagperin) agar melakukan pemantauan terhadap para distributor khususnya distributor kebutuhan pokok seperti minyak goreng yang tersebar di Kota Sampit.

“Pergerakan sembako baik stok maupun harga terus kami monitor dan kepada pedagang kami juga imbau agar pedagang tidak melakukan penimbunan barang, dan juga tidak ada permainan harga, saya juga minta sekda dapat berkoordinasi dengan Kapolres dan Kodim kita akan adakan kegiatan pengecekan bersama,” ujar Halikin.

Baca Juga :  Belum Ada Kenaikan Signifikan Harga Kebutuhan Pokok

Dirinya juga mengatakan perlu dilakukan pengecekan ke gudang-gudang milik distributor. Hal itu bertujuan untuk memastikan tidak adanya penimbunan barang yang membuat distributor mengambil keuntungan lebih yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami mendapat informasinya ada oknum yang mengambil kesempatan, ketika harga murah disubsidi barang disimpan begitu sudah dicabut subsidi baru mereka jual kan nakal itu,” kata Halikin

Ia juga mengatakan pemerintah Kabupaten Kotim akan terus berupaya menstabilkan harga dengan mengadakan pasar murah ataupun pasar penyeimbang dan berharap para distributor mampu bersinergi dalam penyediaan kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan.

“Kami akan terus berupaya untuk menstabilkan harga, makanya saya minta dilakukannya pasar penyeimbang di pasar Ramadan agar masyarakat terbantu, apalagi pada bulan puasa ini,” ucap Halikin.

Baca Juga :  APBD Perubahan Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

Dirinya juga mengatakan saat ini yang perlu diantisipasi adalah oknum pedagang nakal yang bisa saja memanfaatkan momen dengan melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok, yang dapat berdampak terhadap naiknya harga pada bulan Ramadan ini hingga menjelang hari raya nanti. (bah/ans)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan para pedagang maupun distributor untuk tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok (Bapok) saat Ramadan ini maupun menjelang hari raya Idulfitri 1444 Hijriah. Baik untuk kepentingan pribadi atau mendapatkan untung yang lebih banyak.

“Saya tegaskan agar jangan sampai ada distributor di wilayah ini melakukan penimbunan barang untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi,” kata Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor, Rabu (29/3).

Untuk mengatasi hal tersebut dirinya meminta Sekertaris Daerah dan Dinas Perdaganggan dan Perindustrian (Disperdagperin) agar melakukan pemantauan terhadap para distributor khususnya distributor kebutuhan pokok seperti minyak goreng yang tersebar di Kota Sampit.

“Pergerakan sembako baik stok maupun harga terus kami monitor dan kepada pedagang kami juga imbau agar pedagang tidak melakukan penimbunan barang, dan juga tidak ada permainan harga, saya juga minta sekda dapat berkoordinasi dengan Kapolres dan Kodim kita akan adakan kegiatan pengecekan bersama,” ujar Halikin.

Baca Juga :  Belum Ada Kenaikan Signifikan Harga Kebutuhan Pokok

Dirinya juga mengatakan perlu dilakukan pengecekan ke gudang-gudang milik distributor. Hal itu bertujuan untuk memastikan tidak adanya penimbunan barang yang membuat distributor mengambil keuntungan lebih yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami mendapat informasinya ada oknum yang mengambil kesempatan, ketika harga murah disubsidi barang disimpan begitu sudah dicabut subsidi baru mereka jual kan nakal itu,” kata Halikin

Ia juga mengatakan pemerintah Kabupaten Kotim akan terus berupaya menstabilkan harga dengan mengadakan pasar murah ataupun pasar penyeimbang dan berharap para distributor mampu bersinergi dalam penyediaan kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan.

“Kami akan terus berupaya untuk menstabilkan harga, makanya saya minta dilakukannya pasar penyeimbang di pasar Ramadan agar masyarakat terbantu, apalagi pada bulan puasa ini,” ucap Halikin.

Baca Juga :  APBD Perubahan Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

Dirinya juga mengatakan saat ini yang perlu diantisipasi adalah oknum pedagang nakal yang bisa saja memanfaatkan momen dengan melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok, yang dapat berdampak terhadap naiknya harga pada bulan Ramadan ini hingga menjelang hari raya nanti. (bah/ans)

Terpopuler

Artikel Terbaru