Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Membangun dan Memberikan Pelayanan Terbaik

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor. Mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, yang menjadi jati diri masyarakat Kotim melalui filosofi Habaring Hurung.

Ajakan itu disampaikan Halikinnor seusai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion 29 November Sampit, Senin (17/8). Ia hadir bersama Wakil Bupati Kotim Irawati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Dengan momentum kemerdekaan ini kita bersama-sama bergotong royong sesuai dengan motto kita Habaring Hurung sehingga daerah kita tetap kondusif, tetap aman,” kata Halikinnor.

Menurutnya. Kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan untuk mengenang jasa para pahlawan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bagi generasi saat ini untuk meneruskan perjuangan melalui kerja nyata dan pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Jika dahulu para pahlawan berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan senjata, perjuangan generasi sekarang diwujudkan melalui pengabdian, peningkatan pelayanan, pembangunan, menjaga persatuan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perjuangan kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, membangun, memberikan pelayanan terbaik, menjaga persatuan, melindungi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Kotim akan Menerapkan Efektivitas dan Penghematan

Halikinnor menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan kondisi keamanan dan ketertiban yang stabil. Karena itu, ia mengapresiasi kontribusi TNI, Polri, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat yang selama ini turut menjaga keamanan dan keharmonisan di Kotim.

Electronic money exchangers listing

Ia juga mengingatkan masyarakat agar setiap persoalan diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang berpotensi memicu konflik dan memecah persatuan.

Menurutnya, daerah yang aman dan kondusif merupakan modal penting untuk menggerakkan berbagai sektor, mulai dari perekonomian, pendidikan, investasi hingga aktivitas sosial masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, Halikinnor mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. Peningkatan infrastruktur, kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi serta perluasan kesempatan bagi generasi muda menjadi bagian dari prioritas pembangunan.

Pemerintah juga terus berupaya agar pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi menjangkau desa-desa hingga wilayah pelosok. Dengan demikian, masyarakat di seluruh wilayah Kotim dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata.

Pelayanan publik dituntut semakin cepat dan mudah, sementara sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur harus terus diperkuat agar mampu menunjang kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Diundang Pensiunan ASN, Halikin : Saya Sangat Bersyukur dan Merasa Terharu

Halikinnor menyadari keterbatasan fiskal menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi semangat pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Pemerintah harus semakin efisien, cermat dan berani menentukan prioritas. Kita memiliki modal besar, mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia, masyarakat yang bekerja keras, generasi muda yang kreatif dan yang paling penting adalah semangat gotong royong,” tegasnya.

Ia menambahkan, Habaring Hurung bukan sekadar semboyan daerah, tetapi nilai yang menggambarkan karakter masyarakat Kotim dalam membangun kekuatan melalui kebersamaan.

Nilai tersebut, lanjutnya, harus diterjemahkan dalam pembagian peran seluruh elemen daerah. Pemerintah bertanggung jawab menjalankan pembangunan dan pelayanan publik, masyarakat ikut berpartisipasi, dunia usaha memberikan kontribusi, sedangkan generasi muda terus didorong untuk berkarya, berinovasi dan menjadi bagian dari kemajuan daerah.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Halikinnor berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada upacara dan perayaan, tetapi menjadi titik penguat komitmen bersama untuk menjaga Kotim tetap aman, solid dan terus bergerak maju.(bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor. Mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, yang menjadi jati diri masyarakat Kotim melalui filosofi Habaring Hurung.

Ajakan itu disampaikan Halikinnor seusai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion 29 November Sampit, Senin (17/8). Ia hadir bersama Wakil Bupati Kotim Irawati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Dengan momentum kemerdekaan ini kita bersama-sama bergotong royong sesuai dengan motto kita Habaring Hurung sehingga daerah kita tetap kondusif, tetap aman,” kata Halikinnor.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya. Kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan untuk mengenang jasa para pahlawan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bagi generasi saat ini untuk meneruskan perjuangan melalui kerja nyata dan pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Jika dahulu para pahlawan berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan senjata, perjuangan generasi sekarang diwujudkan melalui pengabdian, peningkatan pelayanan, pembangunan, menjaga persatuan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perjuangan kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, membangun, memberikan pelayanan terbaik, menjaga persatuan, melindungi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Kotim akan Menerapkan Efektivitas dan Penghematan

Halikinnor menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan kondisi keamanan dan ketertiban yang stabil. Karena itu, ia mengapresiasi kontribusi TNI, Polri, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat yang selama ini turut menjaga keamanan dan keharmonisan di Kotim.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar setiap persoalan diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang berpotensi memicu konflik dan memecah persatuan.

Menurutnya, daerah yang aman dan kondusif merupakan modal penting untuk menggerakkan berbagai sektor, mulai dari perekonomian, pendidikan, investasi hingga aktivitas sosial masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, Halikinnor mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. Peningkatan infrastruktur, kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi serta perluasan kesempatan bagi generasi muda menjadi bagian dari prioritas pembangunan.

Pemerintah juga terus berupaya agar pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi menjangkau desa-desa hingga wilayah pelosok. Dengan demikian, masyarakat di seluruh wilayah Kotim dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata.

Pelayanan publik dituntut semakin cepat dan mudah, sementara sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur harus terus diperkuat agar mampu menunjang kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Diundang Pensiunan ASN, Halikin : Saya Sangat Bersyukur dan Merasa Terharu

Halikinnor menyadari keterbatasan fiskal menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi semangat pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Pemerintah harus semakin efisien, cermat dan berani menentukan prioritas. Kita memiliki modal besar, mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia, masyarakat yang bekerja keras, generasi muda yang kreatif dan yang paling penting adalah semangat gotong royong,” tegasnya.

Ia menambahkan, Habaring Hurung bukan sekadar semboyan daerah, tetapi nilai yang menggambarkan karakter masyarakat Kotim dalam membangun kekuatan melalui kebersamaan.

Nilai tersebut, lanjutnya, harus diterjemahkan dalam pembagian peran seluruh elemen daerah. Pemerintah bertanggung jawab menjalankan pembangunan dan pelayanan publik, masyarakat ikut berpartisipasi, dunia usaha memberikan kontribusi, sedangkan generasi muda terus didorong untuk berkarya, berinovasi dan menjadi bagian dari kemajuan daerah.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Halikinnor berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada upacara dan perayaan, tetapi menjadi titik penguat komitmen bersama untuk menjaga Kotim tetap aman, solid dan terus bergerak maju.(bah/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru