25.4 C
Jakarta
Saturday, April 13, 2024

Masyarakat Antusias Manfaatkan Bantuan Ekskavator

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Masyarakat di 15 kecamatan yang telah menerima bantuan ekskavator dari pemerintah daerah sangat antusias memanfaatkan bantuan itu. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sepnita, Senin (3/10).

Merespon hal tersebut, Pemkab akhirnya membuat aplikasi sistem pinjam pakai (Sipimakai) untuk pengelolaan pemanfaatan ekskavator. Tujuannya agar semua petani bisa mengakses peminjaman atau berat itu.

“Adanya aplikasi Sipimakai nanti kita dapat melihat siapa yang lebih dulu mendaftar, kemudian diverifi kasi oleh BPP di kecamatan, kemudian dilaporkan ke kami di kabupaten. Ini gratis dan tidak ada dipungut untuk retribusi pendapatan asli daerah (PAD). Tinggal mereka menyiapkan untuk operasionalnya,” kata Sepnita usai peluncuran aplikasi tersebut, Senin (3/10).

Baca Juga :  Hasil Evaluasi, Serapan Anggaran Pembangunan di Bawah Target

Dirinya mengatakan untuk ekskavator yang pengadaan tahun 2021 sudah dimanfaatkan di beberapa kecamatan. Hasil evaluasinya para petani sangat terbantu karena biaya produksi yang dikeluarkan jauh lebih murah dibanding selama ini menyewa ekskavator dari pihak swasta.

“Hal itu membuat perlu dilakukan pengaturan secara transparan dalam pemanfaatan ekskavator tersebut sehingga bisa memberi kesempatan yang sama bagi semua pihak. Dan setiap kelompok peminjam dibatasi maksimal selama 30 hari,” ujar Sepnita.

Ia mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah memiliki payung hukum berupa Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2022 untuk mengatur penggunaan ekskavator pengadaan tahun 2021, Tetapi dalam perjalanannya banyak yang merasa memiliki prioritas untuk memakai, Sehingga pihaknya berusaha merevisi Perbup tersebut dan membuat sebuah aplikasi agar semua pemakai alat berat itu bisa transparan. (bah/ans/kpg)

Baca Juga :  Karhutla Kotim! Status Siaga Menjadi Tanggap Darurat Bencana

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Masyarakat di 15 kecamatan yang telah menerima bantuan ekskavator dari pemerintah daerah sangat antusias memanfaatkan bantuan itu. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sepnita, Senin (3/10).

Merespon hal tersebut, Pemkab akhirnya membuat aplikasi sistem pinjam pakai (Sipimakai) untuk pengelolaan pemanfaatan ekskavator. Tujuannya agar semua petani bisa mengakses peminjaman atau berat itu.

“Adanya aplikasi Sipimakai nanti kita dapat melihat siapa yang lebih dulu mendaftar, kemudian diverifi kasi oleh BPP di kecamatan, kemudian dilaporkan ke kami di kabupaten. Ini gratis dan tidak ada dipungut untuk retribusi pendapatan asli daerah (PAD). Tinggal mereka menyiapkan untuk operasionalnya,” kata Sepnita usai peluncuran aplikasi tersebut, Senin (3/10).

Baca Juga :  Hasil Evaluasi, Serapan Anggaran Pembangunan di Bawah Target

Dirinya mengatakan untuk ekskavator yang pengadaan tahun 2021 sudah dimanfaatkan di beberapa kecamatan. Hasil evaluasinya para petani sangat terbantu karena biaya produksi yang dikeluarkan jauh lebih murah dibanding selama ini menyewa ekskavator dari pihak swasta.

“Hal itu membuat perlu dilakukan pengaturan secara transparan dalam pemanfaatan ekskavator tersebut sehingga bisa memberi kesempatan yang sama bagi semua pihak. Dan setiap kelompok peminjam dibatasi maksimal selama 30 hari,” ujar Sepnita.

Ia mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah memiliki payung hukum berupa Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2022 untuk mengatur penggunaan ekskavator pengadaan tahun 2021, Tetapi dalam perjalanannya banyak yang merasa memiliki prioritas untuk memakai, Sehingga pihaknya berusaha merevisi Perbup tersebut dan membuat sebuah aplikasi agar semua pemakai alat berat itu bisa transparan. (bah/ans/kpg)

Baca Juga :  Karhutla Kotim! Status Siaga Menjadi Tanggap Darurat Bencana

Terpopuler

Artikel Terbaru