SAMPIT, PROKALTENG.CO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) bersama RSUD dr Murjani Sampit, terus memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Jejaring Pengampuan Kardiovaskular Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan jantung yang lebih cepat, profesional, dan mudah diakses masyarakat.
“Saya berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya layanan kardiovaskular bagi masyarakat Kotawaringin Timur dan Kalimantan Tengah pada umumnya,” ujar Halikinnor saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama jejaring pengampuan kardiovaskular, sekaligus pembukaan proctorship INB perdana di RSUD dr Murjani yang dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (26/6).
Menurut Halikinnor, peningkatan mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu fokus utama pembangunan daerah. Untuk itu, sinergi antarrumah sakit, tenaga medis, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan layanan kesehatan yang terus berkembang.
Melalui jejaring pengampuan tersebut, diharapkan terjadi alih pengetahuan dan teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penguatan sistem tata kelola pelayanan jantung sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang semakin optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Ia menegaskan. Rumah sakit dengan pelayanan yang berkualitas akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sebagai penyelenggara pelayanan publik.
Karena itu, kemitraan yang kuat dan berkesinambungan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik.
“Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi saat ini, diperlukan kemitraan yang kuat dan saling mendukung demi tercapainya tujuan bersama,” tegasnya.
Halikinnor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya kerja sama tersebut. Ia berharap kolaborasi yang telah dibangun tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan melalui berbagai program konkret, yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (bah/ans/kpg)


