HNR Cup 2 Resmi Bergulir, Bupati Kotim Bidik Lahirnya Talenta Sepak Bola Kalteng

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Turnamen sepak bola HNR Cup 2 Tahun 2026 resmi dibuka di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (31/5/2026).

Diikuti 64 klub dari Kotim, Seruyan, dan Kotawaringin Barat, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pencarian bibit-bibit pesepak bola berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah (Kalteng) di level yang lebih tinggi.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang sangat diminati. Bahkan, hanya dalam waktu tiga jam setelah pendaftaran dibuka, kuota peserta hampir langsung terpenuhi.

“Saya juga terkejut melihat antusiasme masyarakat, karena hanya tiga jam dibuka sudah banyak yang mendaftar. Bahkan masih banyak yang ingin ikut, tetapi karena keterbatasan waktu dan kuota akhirnya harus dibatasi,” ujarnya.

Menurutnya, HNR Cup bukan sekadar ajang mencari juara. Turnamen ini juga menjadi salah satu upaya membangkitkan dan memperbaiki kualitas persepakbolaan di Kotim melalui pembinaan pemain muda berbakat.

Halikinnor mengungkapkan, panitia sengaja menghadirkan sejumlah pemain nasional yang juga berstatus pelatih untuk memantau langsung potensi pemain yang tampil selama turnamen berlangsung. Langkah itu diharapkan membuka peluang bagi pemain muda daerah untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Tuntutan Plasma Berpotensi Mengganggu Kamtibmas Kotim

“Harapan kita, melalui turnamen ini bisa menjaring bibit-bibit yang punya talenta dan potensi. Makanya kita undang pemain nasional yang juga pelatih. Siapa tahu ada anak-anak kita yang berbakat dan bisa dibimbing atau dilatih lebih lanjut oleh mereka,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Bahkan, Halikinnor tidak menutup kemungkinan ada pemain muda Kotim yang kelak bisa menembus level nasional.

Menurutnya, para pemandu bakat akan fokus mencari pemain usia muda yang memiliki kemampuan menonjol.

“Nanti mereka mengamati dulu. Ada pemain dari Jepang, ada dari Persib, Persita Tangerang, dan Barito Putera. Kemungkinan besar yang dicari pemain usia sekitar 17 tahun ke bawah. Saya ingin mereka melihat langsung potensi anak-anak kita. Minimal nantinya bisa menjadi pemain terbaik di Kalimantan Tengah, bahkan Kalimantan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan penyelenggaraan HNR Cup 2 tidak menggunakan dana pemerintah daerah. Seluruh pembiayaan berasal dari sponsor dan dukungan pihak swasta yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga di Kotim.

“Turnamen ini murni dari sponsor dan dukungan pribadi. Tidak menggunakan uang daerah. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, panitia, dan klub yang telah berpartisipasi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HNR Cup 2 Ahmad Bashudin mengatakan turnamen tahun ini diikuti 64 tim dari tiga kabupaten dan akan berlangsung sejak 31 Mei hingga 5 Juli 2026.

Baca Juga :  Ridowan Nahkodai Kelurahan Tanah Mas, Bupati Halikinnor Tekankan Kinerja Cepat dan Disiplin

Ia menjelaskan panitia telah menyiapkan sistem pemantauan pemain muda berbakat melalui pemandu bakat yang akan hadir di setiap pertandingan.

Pemain yang dinilai memiliki kualitas teknik, fisik, dan sikap yang baik akan direkomendasikan kepada sejumlah pelatih nasional yang hadir dalam turnamen tersebut.

“Nanti setiap pertandingan akan kami pantau dan catat. Data pemain potensial akan kami serahkan kepada pemain nasional yang merupakan pelatih kelompok usia di klub masing-masing. Yang dicari bukan hanya skill dan fisik, tetapi juga attitude. Itu yang paling kami kedepankan,” jelasnya.

Menurut Ahmad, sekitar 10 pemain terbaik berpeluang mengikuti program seleksi lanjutan dan try out bersama para pelatih tersebut. Dari proses itu nantinya akan ditentukan apakah mereka layak mendapatkan pembinaan ke jenjang yang lebih tinggi.

Di akhir keterangannya, Ahmad berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Untuk seluruh tim yang bertanding, tampilkan permainan terbaik. Jaga sportivitas. Musuh hanya di lapangan, setelah pertandingan selesai tetap berkawan,” pesannya.(mif/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Turnamen sepak bola HNR Cup 2 Tahun 2026 resmi dibuka di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (31/5/2026).

Diikuti 64 klub dari Kotim, Seruyan, dan Kotawaringin Barat, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pencarian bibit-bibit pesepak bola berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah (Kalteng) di level yang lebih tinggi.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang sangat diminati. Bahkan, hanya dalam waktu tiga jam setelah pendaftaran dibuka, kuota peserta hampir langsung terpenuhi.

Electronic money exchangers listing

“Saya juga terkejut melihat antusiasme masyarakat, karena hanya tiga jam dibuka sudah banyak yang mendaftar. Bahkan masih banyak yang ingin ikut, tetapi karena keterbatasan waktu dan kuota akhirnya harus dibatasi,” ujarnya.

Menurutnya, HNR Cup bukan sekadar ajang mencari juara. Turnamen ini juga menjadi salah satu upaya membangkitkan dan memperbaiki kualitas persepakbolaan di Kotim melalui pembinaan pemain muda berbakat.

Halikinnor mengungkapkan, panitia sengaja menghadirkan sejumlah pemain nasional yang juga berstatus pelatih untuk memantau langsung potensi pemain yang tampil selama turnamen berlangsung. Langkah itu diharapkan membuka peluang bagi pemain muda daerah untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Tuntutan Plasma Berpotensi Mengganggu Kamtibmas Kotim

“Harapan kita, melalui turnamen ini bisa menjaring bibit-bibit yang punya talenta dan potensi. Makanya kita undang pemain nasional yang juga pelatih. Siapa tahu ada anak-anak kita yang berbakat dan bisa dibimbing atau dilatih lebih lanjut oleh mereka,” katanya.

Bahkan, Halikinnor tidak menutup kemungkinan ada pemain muda Kotim yang kelak bisa menembus level nasional.

Menurutnya, para pemandu bakat akan fokus mencari pemain usia muda yang memiliki kemampuan menonjol.

“Nanti mereka mengamati dulu. Ada pemain dari Jepang, ada dari Persib, Persita Tangerang, dan Barito Putera. Kemungkinan besar yang dicari pemain usia sekitar 17 tahun ke bawah. Saya ingin mereka melihat langsung potensi anak-anak kita. Minimal nantinya bisa menjadi pemain terbaik di Kalimantan Tengah, bahkan Kalimantan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan penyelenggaraan HNR Cup 2 tidak menggunakan dana pemerintah daerah. Seluruh pembiayaan berasal dari sponsor dan dukungan pihak swasta yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga di Kotim.

“Turnamen ini murni dari sponsor dan dukungan pribadi. Tidak menggunakan uang daerah. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, panitia, dan klub yang telah berpartisipasi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HNR Cup 2 Ahmad Bashudin mengatakan turnamen tahun ini diikuti 64 tim dari tiga kabupaten dan akan berlangsung sejak 31 Mei hingga 5 Juli 2026.

Baca Juga :  Ridowan Nahkodai Kelurahan Tanah Mas, Bupati Halikinnor Tekankan Kinerja Cepat dan Disiplin

Ia menjelaskan panitia telah menyiapkan sistem pemantauan pemain muda berbakat melalui pemandu bakat yang akan hadir di setiap pertandingan.

Pemain yang dinilai memiliki kualitas teknik, fisik, dan sikap yang baik akan direkomendasikan kepada sejumlah pelatih nasional yang hadir dalam turnamen tersebut.

“Nanti setiap pertandingan akan kami pantau dan catat. Data pemain potensial akan kami serahkan kepada pemain nasional yang merupakan pelatih kelompok usia di klub masing-masing. Yang dicari bukan hanya skill dan fisik, tetapi juga attitude. Itu yang paling kami kedepankan,” jelasnya.

Menurut Ahmad, sekitar 10 pemain terbaik berpeluang mengikuti program seleksi lanjutan dan try out bersama para pelatih tersebut. Dari proses itu nantinya akan ditentukan apakah mereka layak mendapatkan pembinaan ke jenjang yang lebih tinggi.

Di akhir keterangannya, Ahmad berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Untuk seluruh tim yang bertanding, tampilkan permainan terbaik. Jaga sportivitas. Musuh hanya di lapangan, setelah pertandingan selesai tetap berkawan,” pesannya.(mif/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru