PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Menuju ibadah haji yang lancar dan khusyuk, Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat (Dinkes Kobar) memastikan para Jemaah Calon Haji (JCH) Reguler Tahun 2026 memiliki fisik yang prima. Melalui kegiatan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani yang digelar di Area Pangkalan Bun Park pada Rabu (15/10), ratusan calon haji diajak mengenali kondisi tubuh mereka sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Sebanyak 106 calon haji mengikuti kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinkes Kobar, Arif Susanto, mewakili Kepala Dinas Kesehatan. Dalam sambutannya, Arif menegaskan pentingnya kesiapan fisik sebelum menunaikan ibadah haji. “Kebugaran jasmani menjadi faktor utama agar calon haji mampu menjalankan ibadah dengan lancar. Pelaksanaan ibadah di Tanah Suci membutuhkan kekuatan fisik, daya tahan, serta adaptasi terhadap lingkungan yang berbeda,” ujarnya.
Pemeriksaan dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari registrasi dan pemeriksaan awal seperti tekanan darah, denyut nadi, berat badan, serta identitas peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan Senam Haji Indonesia dan tes kebugaran menggunakan metode Rockport dan Six Minutes Walk Test.
Metode Rockport digunakan untuk menilai daya tahan kardiorespirasi. Peserta berjalan sejauh 1,6 kilometer, dengan waktu tempuh dan denyut nadi yang dicatat untuk menghitung nilai VO Maks. Hasilnya kemudian dikategorikan dalam tingkat kebugaran: sangat baik, baik, cukup, kurang, hingga sangat kurang.
Selain pemeriksaan fisik, peserta juga mendapat edukasi kesehatan mengenai pentingnya menjaga kebugaran melalui olahraga teratur dan pola hidup sehat.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kobar, I Ketut Djabal Wahjunirahman, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar pembinaan lanjutan bagi jemaah yang perlu meningkatkan kebugaran. “Kami berharap seluruh calon haji memahami kondisi fisiknya dan termotivasi menjaga kebugaran secara rutin. Dengan begitu, mereka bisa beribadah dengan sehat, mandiri, dan insyaallah meraih haji mabrur,” katanya.
Sementara itu, Arif menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas. “Pemeriksaan kebugaran ini bagian penting dari pembinaan kesehatan haji. Dari hasil tes, kami dapat memberikan rekomendasi agar calon jemaah semakin siap secara fisik menjelang keberangkatan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Dinkes Kobar berharap para JCH memiliki kesiapan fisik yang optimal dan terus menjaga kesehatannya hingga waktu keberangkatan tiba. Program pemeriksaan kebugaran ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang sehat, mandiri, dan berkualitas. (tim)


