PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi membuka Pasar Seni Kyai Gede di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Pangkalan Bun, Senin (11/5). Peresmian yang dipimpin Bupati Kobar Hj Nurhidayah itu menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi kreatif, memperkuat UMKM, serta menghadirkan destinasi wisata baru di wilayah Pangkalan Bun dan Kecamatan Arut Selatan.
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, pelaku UMKM, hingga komunitas ekonomi kreatif lokal. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Suyanto, Ketua Dekranasda Kobar Atikah, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai terminal itu kini telah disulap menjadi pusat ekonomi kreatif dan ruang publik modern yang representatif. Pasar Seni Kyai Gede dilengkapi delapan unit usaha, satu unit kafetaria, Tourist Information Center (TIC), ruang Dekranasda, hingga meeting room untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Pada kesempatan itu, Dekranasda Kobar juga membuka Gallery Dekranasda sebagai wadah promosi produk kerajinan dan unggulan UMKM lokal. Galeri tersebut diharapkan mampu memperkenalkan hasil karya para pengrajin dan pelaku usaha daerah kepada masyarakat luas sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam sambutannya, Nurhidayah mengatakan pembangunan Pasar Seni Kyai Gede merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong transformasi ekonomi masyarakat dari sektor tradisional menuju sektor kreatif yang lebih modern dan berdaya saing.
“Pasar Seni Kyai Gede bukan hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga ruang berkarya, berinovasi, dan berinteraksi bagi masyarakat. Pemerintah daerah ingin menghadirkan fasilitas yang nyaman dan representatif agar UMKM serta pelaku ekonomi kreatif dapat berkembang lebih maju,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan Pasar Seni Kyai Gede mampu menjadi ikon baru Kabupaten Kotawaringin Barat yang dapat menarik minat wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Selain menjadi pusat aktivitas seni dan budaya, pasar seni tersebut diharapkan menjadi ruang interaksi sosial yang nyaman, tertib, dan modern, sekaligus memperkuat citra Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai daerah yang kreatif, inovatif, dan ramah wisatawan. (tim)


