31 C
Palangkaraya
Monday, November 28, 2022

HET Gas Elpiji di Katingan Bakal Dievaluasi

KASONGAN, PROKALTENG.CO-Tingginya harga jual gas elpiji bersubsidi di wilayah Kabupaten Katingan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Dalam waktu dekat, Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji bersubsidi bakal segera di evaluasi kembali. Hal ini disampaikan Bupati Katingan Sakariyas, ketika memimpin rapat koordinasi anggota

Forkopimda Kabupaten Katingan di ruang rapat Bupati Katingan, Senin (21/11). Sebab, kata Sakariyas, dari laporan yang disampaikan dalam forum tersebut, saat ini harga eceran dijual diangka Rp 35-50 ribu untuk ukuran tiga kilogram. Oleh sebab itu menurut Sakariyas, masalah ini perlu untuk segera ditindak lanjuti oleh instansi teknis.

“Laporan ini memang betul. Harga gas ini memang kadang dijual diatas HET,” ucap Sakariyas.

Baca Juga :  RS Mas Amsyar Mendapatkan Bantuan Masker

Dia ingin instansi teknis segera bergerak ke lapangan dan menyurati pedagang, agar tidak menjual gas elpiji secara berlebihan. “Bahkan kadang ketika gas itu di cari. Ada yang bilang kosong. Padahal barangnya ada.  Ini kadang bisa terjadi. Jadi tolong masalah ini bisa segera ditindak lanjuti di lapangan,” tegasnya.

Walaupun, jelas orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Katingan, ini masalah gas elpiji di Kabupaten Katingan sejauh ini tidak ada gejolak di tengah masyarakat. “Namun saya minta ini tetap harus ditinjau,” tandasnya. (eri/art/kpg)

KASONGAN, PROKALTENG.CO-Tingginya harga jual gas elpiji bersubsidi di wilayah Kabupaten Katingan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Dalam waktu dekat, Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji bersubsidi bakal segera di evaluasi kembali. Hal ini disampaikan Bupati Katingan Sakariyas, ketika memimpin rapat koordinasi anggota

Forkopimda Kabupaten Katingan di ruang rapat Bupati Katingan, Senin (21/11). Sebab, kata Sakariyas, dari laporan yang disampaikan dalam forum tersebut, saat ini harga eceran dijual diangka Rp 35-50 ribu untuk ukuran tiga kilogram. Oleh sebab itu menurut Sakariyas, masalah ini perlu untuk segera ditindak lanjuti oleh instansi teknis.

“Laporan ini memang betul. Harga gas ini memang kadang dijual diatas HET,” ucap Sakariyas.

Baca Juga :  Optimistis Katingan Mempertahankan Opini WTP

Dia ingin instansi teknis segera bergerak ke lapangan dan menyurati pedagang, agar tidak menjual gas elpiji secara berlebihan. “Bahkan kadang ketika gas itu di cari. Ada yang bilang kosong. Padahal barangnya ada.  Ini kadang bisa terjadi. Jadi tolong masalah ini bisa segera ditindak lanjuti di lapangan,” tegasnya.

Walaupun, jelas orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Katingan, ini masalah gas elpiji di Kabupaten Katingan sejauh ini tidak ada gejolak di tengah masyarakat. “Namun saya minta ini tetap harus ditinjau,” tandasnya. (eri/art/kpg)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

Most Read

Artikel Terbaru

/