KASONGAN, PROKALTENG.CO – Bupati Katingan Saiful telah menghadiri acara peluncuran (launching) Sekolah Rakyat Tahun 2026 yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Momentum strategis dalam dunia pendidikan ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saiful menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif pemerintah pusat. Dalam memperkuat akses pendidikan melalui model sekolah rakyat terintegrasi.
Menurutnya, program ini merupakan langkah konkret untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan hingga ke pelosok daerah, termasuk di Katingan. Kehadiran Presiden Prabowo dalam acara ini juga dinilai sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas.
“Kami sangat mendukung program Sekolah Rakyat 2026 ini. Kehadiran bapak Presiden secara langsung menunjukkan bahwa pendidikan dasar yang terintegrasi menjadi prioritas utama pembangunan nasional. Kami di Pemerintah Kabupaten Katingan berkomitmen untuk menyelaraskan kebijakan daerah agar program serupa dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami di Katingan,” ujar Saiful di sela-sela kegiatan.
Pada acara ini menampilkan berbagai inovasi fasilitas belajar-mengajar yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pelatihan keterampilan praktis. Saiful berharap, model Sekolah Rakyat Terintegrasi ini dapat menjadi rujukan bagi daerah-daerah lain dalam mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter bangsa.
Saiful menegaskan. Bahwa kunjungan ini juga menjadi ajang koordinasi antar kepala daerah untuk memperkuat sinergitas dengan pemerintah pusat.
“Kita berharap dukungan infrastruktur dan tenaga pendidik untuk wilayah Kalteng, khususnya Katingan, terus meningkat sejalan dengan semangat pembaruan pendidikan yang diusung dalam peluncuran Sekolah Rakyat 2026 tersebut,” pungkasnya. (eri/kpg)
KASONGAN, PROKALTENG.CO – Bupati Katingan Saiful telah menghadiri acara peluncuran (launching) Sekolah Rakyat Tahun 2026 yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Momentum strategis dalam dunia pendidikan ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saiful menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif pemerintah pusat. Dalam memperkuat akses pendidikan melalui model sekolah rakyat terintegrasi.
Menurutnya, program ini merupakan langkah konkret untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan hingga ke pelosok daerah, termasuk di Katingan. Kehadiran Presiden Prabowo dalam acara ini juga dinilai sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas.
“Kami sangat mendukung program Sekolah Rakyat 2026 ini. Kehadiran bapak Presiden secara langsung menunjukkan bahwa pendidikan dasar yang terintegrasi menjadi prioritas utama pembangunan nasional. Kami di Pemerintah Kabupaten Katingan berkomitmen untuk menyelaraskan kebijakan daerah agar program serupa dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami di Katingan,” ujar Saiful di sela-sela kegiatan.
Pada acara ini menampilkan berbagai inovasi fasilitas belajar-mengajar yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pelatihan keterampilan praktis. Saiful berharap, model Sekolah Rakyat Terintegrasi ini dapat menjadi rujukan bagi daerah-daerah lain dalam mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter bangsa.
Saiful menegaskan. Bahwa kunjungan ini juga menjadi ajang koordinasi antar kepala daerah untuk memperkuat sinergitas dengan pemerintah pusat.
“Kita berharap dukungan infrastruktur dan tenaga pendidik untuk wilayah Kalteng, khususnya Katingan, terus meningkat sejalan dengan semangat pembaruan pendidikan yang diusung dalam peluncuran Sekolah Rakyat 2026 tersebut,” pungkasnya. (eri/kpg)