Panen Raya Padi di Bataguh, Dukung Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian atas dukungan berbagai bantuan alsintan yang telah diterima Kabupaten Kapuas. Tahun ini, Kabupaten Kapuas memperoleh bantuan sebanyak 57 unit rotavator, 488 unit hand tractor, 95 unit pompa air, serta 213 unit hand sprayer.

“Alhamdulillah hampir seluruh bantuan alat pertanian dari Kementerian sudah tiba di Kabupaten Kapuas, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pengiriman,” katanya.

Selain bantuan alsintan, Kabupaten Kapuas juga memperoleh program Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur.

Menurut Wiyatno, empat kecamatan tersebut memiliki total lahan baku sawah sekitar 45 ribu hektare, sehingga menjadi kawasan strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Bupati Tinjau Infrastruktur Dasar di Wilayah Hulu

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri Pertanian dan Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatian yang besar kepada sektor pertanian di Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiyatno menegaskan bahwa hingga saat ini Kabupaten Kapuas masih menjadi sentra produksi padi terbesar di Kalimantan Tengah yang mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kapuas sekaligus turut menyuplai kebutuhan pangan di tingkat provinsi. Ia memperkirakan, dengan luas panen sekitar 25 ribu hektare dan produktivitas rata-rata 5 ton gabah per hektare, potensi produksi beras Kabupaten Kapuas sangat besar sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap upaya swasembada pangan nasional.

Meski demikian, Bupati berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat terus memberikan dukungan, khususnya dalam pemenuhan mesin panen (combine harvester) serta pembangunan Rice Milling Unit (RMU) untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah hasil panen petani.

Baca Juga :  Bundaran Simpang 5 Lungkuh Layang Akan Ditata Tahun Depan

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian atas dukungan berbagai bantuan alsintan yang telah diterima Kabupaten Kapuas. Tahun ini, Kabupaten Kapuas memperoleh bantuan sebanyak 57 unit rotavator, 488 unit hand tractor, 95 unit pompa air, serta 213 unit hand sprayer.

“Alhamdulillah hampir seluruh bantuan alat pertanian dari Kementerian sudah tiba di Kabupaten Kapuas, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pengiriman,” katanya.

Selain bantuan alsintan, Kabupaten Kapuas juga memperoleh program Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur.

Electronic money exchangers listing

Menurut Wiyatno, empat kecamatan tersebut memiliki total lahan baku sawah sekitar 45 ribu hektare, sehingga menjadi kawasan strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Bupati Tinjau Infrastruktur Dasar di Wilayah Hulu

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri Pertanian dan Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatian yang besar kepada sektor pertanian di Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiyatno menegaskan bahwa hingga saat ini Kabupaten Kapuas masih menjadi sentra produksi padi terbesar di Kalimantan Tengah yang mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kapuas sekaligus turut menyuplai kebutuhan pangan di tingkat provinsi. Ia memperkirakan, dengan luas panen sekitar 25 ribu hektare dan produktivitas rata-rata 5 ton gabah per hektare, potensi produksi beras Kabupaten Kapuas sangat besar sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap upaya swasembada pangan nasional.

Meski demikian, Bupati berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat terus memberikan dukungan, khususnya dalam pemenuhan mesin panen (combine harvester) serta pembangunan Rice Milling Unit (RMU) untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah hasil panen petani.

Baca Juga :  Bundaran Simpang 5 Lungkuh Layang Akan Ditata Tahun Depan

Terpopuler

Artikel Terbaru