MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Batara). Mengambil langkah strategis dengan menjalin kemitraan aktual bersama Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah setempat, Jumat (21/11).
Kerja sama ini difokuskan untuk menciptakan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal sebagai modal utama pembangunan daerah.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan bahwa kolaborasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk organisasi massa keagamaan, merupakan kunci keberhasilan.
“SDM merupakan ujung tombak pergerakan pembangunan daerah. Ekspektasi itu semua hanya bisa terwujud ketika pemerintah didukung penuh oleh semua stakeholder, termasuk organisasi massa keagamaan,” tegas Bupati Shalahuddin dalam pertemuan di ruang kerjanya.
Pemkab Barito Utara menyambut baik komitmen Muhammadiyah, yang memiliki banyak lembaga pendidikan berkualitas. Dukungan nyata ini sejalan dengan visi pendidikan 16 tahun yang menjadi peta jalan (road map) Bupati dan Wakil Bupati, Shalahuddin-Felix, untuk memutus mata rantai putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Salah satu wujud sinergi yang akan segera direalisasikan adalah pembangunan kampus Muhammadiyah terpadu di Jalan Pendreh, Kota Muara Teweh. Fasilitas pendidikan dua lantai ini akan menjadi wadah baru bagi siswa-siswi Muhammadiyah, termasuk untuk menampung SMP IT Muhammadiyah yang sebelumnya menumpang di Masjid Attaqwa.
“Ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi daerah. Dengan infrastruktur pendidikan yang memadai dan dukungan sistem beasiswa dari Muhammadiyah, kita membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda Barito Utara untuk meraih pendidikan berkualitas,” pungkas Bupati (ren/kpg)
MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Batara). Mengambil langkah strategis dengan menjalin kemitraan aktual bersama Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah setempat, Jumat (21/11).
Kerja sama ini difokuskan untuk menciptakan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal sebagai modal utama pembangunan daerah.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan bahwa kolaborasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk organisasi massa keagamaan, merupakan kunci keberhasilan.
“SDM merupakan ujung tombak pergerakan pembangunan daerah. Ekspektasi itu semua hanya bisa terwujud ketika pemerintah didukung penuh oleh semua stakeholder, termasuk organisasi massa keagamaan,” tegas Bupati Shalahuddin dalam pertemuan di ruang kerjanya.
Pemkab Barito Utara menyambut baik komitmen Muhammadiyah, yang memiliki banyak lembaga pendidikan berkualitas. Dukungan nyata ini sejalan dengan visi pendidikan 16 tahun yang menjadi peta jalan (road map) Bupati dan Wakil Bupati, Shalahuddin-Felix, untuk memutus mata rantai putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Salah satu wujud sinergi yang akan segera direalisasikan adalah pembangunan kampus Muhammadiyah terpadu di Jalan Pendreh, Kota Muara Teweh. Fasilitas pendidikan dua lantai ini akan menjadi wadah baru bagi siswa-siswi Muhammadiyah, termasuk untuk menampung SMP IT Muhammadiyah yang sebelumnya menumpang di Masjid Attaqwa.
“Ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi daerah. Dengan infrastruktur pendidikan yang memadai dan dukungan sistem beasiswa dari Muhammadiyah, kita membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda Barito Utara untuk meraih pendidikan berkualitas,” pungkas Bupati (ren/kpg)