MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST MT. Menekankan fondasi disiplin dan kerja tim dalam membangun birokrasi yang efektif. Untuk percepatan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat, Senin (12/1/2026).
Bupati Shalahuddin menyatakan. Transformasi birokrasi menuju Barito Utara yang maju harus diawali dari hal-hal yang mendasar dan bersifat personal. Menurutnya, profesionalisme seorang aparatur sipil negara tercermin dari kepatuhan terhadap aturan dasar.
Bupati Shalahuddin secara khusus menjabarkan disiplin waktu dan kelengkapan atribut seragam merupakan pintu gerbang menuju integritas yang lebih luas.
“Tanpa disiplin, kapasitas sebesar apa pun tidak akan memberikan dampak optimal bagi pelayanan publik,” tegas Bupati di hadapan seluruh jajaran DKPP.
Bupati Shalahuddin juga mendorong terciptanya kolaborasi kuat antarseluruh level jabatan di dalam organisasi. Konsep yang ia gagas adalah pembentukan superteam birokrasi yang solid dan saling mendukung.
Ia menegaskan keberhasilan program strategis daerah, utamanya ketahanan pangan, bergantung pada sinergi ini.
“Mari kita bangun superteam dari tingkat eselon tertinggi hingga unsur staf. Semua harus berkomitmen memberikan yang terbaik,” pungkas Bupati Shalahuddin.
Komitmen kolektif tersebut dinilai krusial untuk mewujudkan visi Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang maju dan sejahtera. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan memegang peran sentral dalam mengamankan pilar penting pembangunan tersebut.(ren/kpg)
MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST MT. Menekankan fondasi disiplin dan kerja tim dalam membangun birokrasi yang efektif. Untuk percepatan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat, Senin (12/1/2026).
Bupati Shalahuddin menyatakan. Transformasi birokrasi menuju Barito Utara yang maju harus diawali dari hal-hal yang mendasar dan bersifat personal. Menurutnya, profesionalisme seorang aparatur sipil negara tercermin dari kepatuhan terhadap aturan dasar.
Bupati Shalahuddin secara khusus menjabarkan disiplin waktu dan kelengkapan atribut seragam merupakan pintu gerbang menuju integritas yang lebih luas.
“Tanpa disiplin, kapasitas sebesar apa pun tidak akan memberikan dampak optimal bagi pelayanan publik,” tegas Bupati di hadapan seluruh jajaran DKPP.
Bupati Shalahuddin juga mendorong terciptanya kolaborasi kuat antarseluruh level jabatan di dalam organisasi. Konsep yang ia gagas adalah pembentukan superteam birokrasi yang solid dan saling mendukung.
Ia menegaskan keberhasilan program strategis daerah, utamanya ketahanan pangan, bergantung pada sinergi ini.
“Mari kita bangun superteam dari tingkat eselon tertinggi hingga unsur staf. Semua harus berkomitmen memberikan yang terbaik,” pungkas Bupati Shalahuddin.
Komitmen kolektif tersebut dinilai krusial untuk mewujudkan visi Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang maju dan sejahtera. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan memegang peran sentral dalam mengamankan pilar penting pembangunan tersebut.(ren/kpg)