Menurut Bupati, setiap keterlambatan penyerapan anggaran tidak hanya merugikan dari sisi administratif, tetapi juga menunda peningkatan kesejahteraan warga. Ia memberi contoh, proyek perbaikan jalan yang molor akan terus menyulitkan akses warga terhadap pendidikan dan kesehatan.
Oleh karena itu, ia memerintahkan para camat untuk aktif memantau realisasi program di wilayah masing-masing. Bupati Shalahuddin juga menginstruksikan agar perangkat daerah melakukan sinkronisasi program, kegiatan, dan penganggaran secara horizontal maupun vertikal.
“Sinkronisasi ini penting agar tidak ada program yang tumpang tindih atau saling menghambat. Semua harus bergerak seirama menuju visi-misi pembangunan Kabupaten Barito Utara,” ujarnya.
Menurut Bupati, setiap keterlambatan penyerapan anggaran tidak hanya merugikan dari sisi administratif, tetapi juga menunda peningkatan kesejahteraan warga. Ia memberi contoh, proyek perbaikan jalan yang molor akan terus menyulitkan akses warga terhadap pendidikan dan kesehatan.
Oleh karena itu, ia memerintahkan para camat untuk aktif memantau realisasi program di wilayah masing-masing. Bupati Shalahuddin juga menginstruksikan agar perangkat daerah melakukan sinkronisasi program, kegiatan, dan penganggaran secara horizontal maupun vertikal.
“Sinkronisasi ini penting agar tidak ada program yang tumpang tindih atau saling menghambat. Semua harus bergerak seirama menuju visi-misi pembangunan Kabupaten Barito Utara,” ujarnya.