MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara Muhlis, serta sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Lemo, Kamis (1/10).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur strategis tersebut berjalan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, dan target waktu penyelesaian.
Dalam peninjauan itu, rombongan pimpinan daerah turun ke lapangan untuk melihat capaian pekerjaan fisik Jembatan Lemo. Kehadiran unsur pimpinan Pemkab Barito Utara sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat konektivitas antarwilayah demi mendongkrak perekonomian masyarakat.
Bupati dan rombongan kemudian berdialog langsung dengan pihak kontraktor pelaksana serta pengawas lapangan. Mereka mendengarkan paparan teknis terkait perkembangan pekerjaan hingga hari ini, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera dicarikan solusinya.
Dalam arahannya, Bupati Shalahuddin meminta kontraktor pelaksana mengoptimalkan waktu kerja secara profesional tanpa mengesampingkan standar kualitas dan keamanan konstruksi.
“Kami minta pekerjaan dikebut, tetapi jangan sampai mengorbankan mutu. Jembatan Lemo selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tetap aman,” ujar Shalahuddin.
Ia juga menekankan agar seluruh material dan proses pengerjaan Jembatan Lemo sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Menurutnya, hal itu penting demi menjaga ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.
“Seluruh material dan tahapan pekerjaan harus mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan. Ini demi ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang,” katanya.
Untuk perangkat daerah terkait, khususnya Dinas PUPR, Bupati meminta pengawasan ketat serta koordinasi intensif guna mengantisipasi kendala teknis di lapangan.
“Dinas PUPR harus terus melakukan pengawasan ketat serta berkoordinasi intensif guna mengantisipasi kendala teknis di lapangan,” tegasnya.
Bupati Shalahuddin menegaskan, Jembatan Lemo merupakan urat nadi vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik. Karena itu, penyelesaian jembatan tersebut sangat dinantikan masyarakat Barito Utara.
“Jembatan Lemo adalah urat nadi vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik, sehingga penyelesaiannya sangat dinantikan masyarakat Barito Utara,” ujarnya.
Pemkab Barito Utara berharap pembangunan Jembatan Lemo dapat memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas warga, dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Dengan pengawalan langsung serta pengerjaan maksimal, Jembatan Lemo diharapkan segera rampung untuk mewujudkan Barito Utara yang makin terhubung. (ren)


