26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

TP PKK Barsel Gelar Pasar Murah, Warga Serbu Bahan Pangan Harga Terjangkau

BUNTOK, PROKALTENG.CO  — Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bersama sejumlah Dinas dan organisasi menggelar Pasar Murah atau Pasar Penyeimbang dan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 di Sekretariat TP PKK Kabupaten Barito Selatan, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Ketua TP PKK Kabupaten Barsel, Dr. Hj. Permana Sari Eddy Raya, S.Si, MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Pasar Penyeimbang dan Bazar Pangan 2026 merupakan hasil kerja sama TP PKK Kabupaten Barsel dengan sejumlah instansi terkait.

Instansi yang terlibat antara lain Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perikanan Kabupaten Barito Selatan.

Baca Juga :  Pegawai Harus Bekerja dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekaligus menjalankan fungsi organisasi dalam membantu pemerintah daerah.

Pasar penyeimbang dan Bazar pangan ini merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Basel dalam menekan laju inflasi, khususnya menjelang bulan Ramadhan.

Permana sari mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sehingga dapat mengurangi dampak kenaikan harga bahan pangan di pasaran.

Electronic money exchangers listing

Meskipun demikian, dirinya mengakui bahwa jumlah paket yang disediakan masih terbatas sehingga belum dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, sekaligus mengimbau masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban dengan tidak berdesakan serta menerapkan budaya antre demi kenyamanan bersama, ” katanya.

Baca Juga :  Jangan ‘Gaptek’ ! ASN Harus Menguasai Teknologi Informasi

Pada kegiatan tersebut berbagai bahan pangan dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Di antaranya ikan patin seharga Rp25.000 per kilogram, ikan nila Rp35.000 per kilogram, serta telur ayam Rp50.000 per 30 butir.

Panitia juga menyediakan paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter yang dijual dengan harga Rp50.000 per paket.

Paket lainnya berisi 2 kilogram gula, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram beras, serta satu botol sirup yang juga dijual dengan harga Rp50.000.

Tak hanya itu, tersedia pula beras program SPHP ukuran 5 kilogram dengan harga Rp40.000 per karung. Berbagai bahan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual dalam waktu singkat karena tingginya minat masyarakat. (ena/kpg)

BUNTOK, PROKALTENG.CO  — Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bersama sejumlah Dinas dan organisasi menggelar Pasar Murah atau Pasar Penyeimbang dan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 di Sekretariat TP PKK Kabupaten Barito Selatan, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Ketua TP PKK Kabupaten Barsel, Dr. Hj. Permana Sari Eddy Raya, S.Si, MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Pasar Penyeimbang dan Bazar Pangan 2026 merupakan hasil kerja sama TP PKK Kabupaten Barsel dengan sejumlah instansi terkait.

Electronic money exchangers listing

Instansi yang terlibat antara lain Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perikanan Kabupaten Barito Selatan.

Baca Juga :  Pegawai Harus Bekerja dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekaligus menjalankan fungsi organisasi dalam membantu pemerintah daerah.

Pasar penyeimbang dan Bazar pangan ini merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Basel dalam menekan laju inflasi, khususnya menjelang bulan Ramadhan.

Permana sari mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sehingga dapat mengurangi dampak kenaikan harga bahan pangan di pasaran.

Meskipun demikian, dirinya mengakui bahwa jumlah paket yang disediakan masih terbatas sehingga belum dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, sekaligus mengimbau masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban dengan tidak berdesakan serta menerapkan budaya antre demi kenyamanan bersama, ” katanya.

Baca Juga :  Jangan ‘Gaptek’ ! ASN Harus Menguasai Teknologi Informasi

Pada kegiatan tersebut berbagai bahan pangan dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Di antaranya ikan patin seharga Rp25.000 per kilogram, ikan nila Rp35.000 per kilogram, serta telur ayam Rp50.000 per 30 butir.

Panitia juga menyediakan paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter yang dijual dengan harga Rp50.000 per paket.

Paket lainnya berisi 2 kilogram gula, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram beras, serta satu botol sirup yang juga dijual dengan harga Rp50.000.

Tak hanya itu, tersedia pula beras program SPHP ukuran 5 kilogram dengan harga Rp40.000 per karung. Berbagai bahan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual dalam waktu singkat karena tingginya minat masyarakat. (ena/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/