30.8 C
Jakarta
Sunday, February 15, 2026

Tingkatkan Layanan, Damkar Barsel Fokus Perkuat SDM dan Sertifikasi Petugas

BUNTOK, PROKALTENG.CO  – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Barito Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan.

Dinas ini merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) baru yang terbentuk berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2004 sebagai hasil pemekaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

” Saat ini, Dinas Damkar dan Penyelamatan Barsel memiliki struktur organisasi tipe B yang terdiri dari Kepala Dinas, satu Sekretariat, serta tiga bidang utama, yakni Bidang Pencegahan, Bidang Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran, serta Bidang Sarana dan Prasarana. Selain itu, struktur organisasi juga telah dilengkapi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), ” jelas Kepala Dinas Damkar Barsel, Salafuddin di ruang kerjanya, Jumat (6/2).

Baca Juga :  Hindari Praktik-Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang Tidak S

Meski secara struktur organisasi telah terpenuhi, Salafuddin mengakui bahwa ketersediaan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi tantangan utama.

Saat ini, jumlah personel dinilai cukup, namun kompetensi dan keahlian teknis masih perlu ditingkatkan melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi.

“Fokus utama kami saat ini adalah peningkatan kualitas SDM, terutama melalui pelatihan di bidang pencegahan, penyelamatan, dan pemadaman kebakaran. Petugas harus memiliki keahlian dan sertifikasi agar pelaksanaan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP),” ujar Salafuddin.

Salafuddin mengatakan tugas Damkar tidak hanya terbatas pada pemadaman kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai operasi penyelamatan, seperti evakuasi ular, tawon, dan kondisi darurat lainnya yang membutuhkan bantuan cepat dari petugas.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia Jadi Agenda Rutin TP PKK Barsel

Dari sisi sarana dan prasarana, secara umum fasilitas pemadam kebakaran dinilai cukup memadai. Namun, beberapa armada, khususnya mobil pemadam, sudah berusia tua sehingga membutuhkan peremajaan.

“Meski masih dapat digunakan, efektivitas operasionalnya dinilai perlu ditingkatkan, terutama untuk menghadapi kondisi darurat berskala besar,” imbuhnya.

Ke depan, Dinas Damkar Barsel juga merencanakan program pemetaan wilayah rawan kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat yang mayoritas bangunannya berbahan kayu.

”Pemetaan ini akan disertai dengan penyediaan titik-titik sumber air,  Pemetaan titik rawan dan sumber air sangat penting agar saat terjadi kebakaran, petugas bisa bergerak cepat dan kebakaran tidak meluas,” pungkasnya. (ena)

BUNTOK, PROKALTENG.CO  – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Barito Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan.

Dinas ini merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) baru yang terbentuk berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2004 sebagai hasil pemekaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

” Saat ini, Dinas Damkar dan Penyelamatan Barsel memiliki struktur organisasi tipe B yang terdiri dari Kepala Dinas, satu Sekretariat, serta tiga bidang utama, yakni Bidang Pencegahan, Bidang Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran, serta Bidang Sarana dan Prasarana. Selain itu, struktur organisasi juga telah dilengkapi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), ” jelas Kepala Dinas Damkar Barsel, Salafuddin di ruang kerjanya, Jumat (6/2).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Hindari Praktik-Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang Tidak S

Meski secara struktur organisasi telah terpenuhi, Salafuddin mengakui bahwa ketersediaan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi tantangan utama.

Saat ini, jumlah personel dinilai cukup, namun kompetensi dan keahlian teknis masih perlu ditingkatkan melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi.

“Fokus utama kami saat ini adalah peningkatan kualitas SDM, terutama melalui pelatihan di bidang pencegahan, penyelamatan, dan pemadaman kebakaran. Petugas harus memiliki keahlian dan sertifikasi agar pelaksanaan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP),” ujar Salafuddin.

Salafuddin mengatakan tugas Damkar tidak hanya terbatas pada pemadaman kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai operasi penyelamatan, seperti evakuasi ular, tawon, dan kondisi darurat lainnya yang membutuhkan bantuan cepat dari petugas.

Baca Juga :  Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia Jadi Agenda Rutin TP PKK Barsel

Dari sisi sarana dan prasarana, secara umum fasilitas pemadam kebakaran dinilai cukup memadai. Namun, beberapa armada, khususnya mobil pemadam, sudah berusia tua sehingga membutuhkan peremajaan.

“Meski masih dapat digunakan, efektivitas operasionalnya dinilai perlu ditingkatkan, terutama untuk menghadapi kondisi darurat berskala besar,” imbuhnya.

Ke depan, Dinas Damkar Barsel juga merencanakan program pemetaan wilayah rawan kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat yang mayoritas bangunannya berbahan kayu.

”Pemetaan ini akan disertai dengan penyediaan titik-titik sumber air,  Pemetaan titik rawan dan sumber air sangat penting agar saat terjadi kebakaran, petugas bisa bergerak cepat dan kebakaran tidak meluas,” pungkasnya. (ena)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/