BUNTOK, PROKALTENG.CO Â – Bupati Barito Selatan (Barsel), Eddy Raya Samsuri mBarsel Khristianto YudhaBarsel Khristianto YudhaBarsel Khristianto Yudhenyebut, efisiensi anggaran karena keterbatasan fiskal daerah membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) lebih disiplin dalam pengelolaan anggaran pembangunan.
Itu disampaikan Eddy Raya Samsuri saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) di aula kecamatan setempat, Jum’at (6/2).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Barsel Khristianto Yudha, Penjabat (Pj) Sekda Ita Minarni, para asisten Setda, Wakil Ketua I DPRD Ideham beserta jajaran, kepala OPD, camat, lurah, kepala desa serta pemangku kepentingan lainnya.
Musrenbang Kecamatan Dusel dirangkai dengan peresmian Aula Kecamatan Dusun Selatan sebagai sarana pendukung pelayanan pemerintahan dan kegiatan kemasyarakatan.
Bupati Barsel dua periode ini menegaskan, perjalanan dinas yang tidak prioritas harus dikurangi agar anggaran lebih efektif.
Menurutnya, penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) serta Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Desa, berdampak langsung pada kapasitas keuangan daerah, sehingga kondisi tersebut mengharuskan semuanya mengendalikan belanja yang tidak mendesak.
“Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat desa dan kelurahan. Forum Musrenbang menentukan arah prioritas pembangunan yang realistis sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah berbasis kebutuhan riil masyarakat, ” ujar bupati.
Camat Dusun Selatan, Achmad Mutahir mengatakan, Musrenbang menjadi sarana sinkronisasi usulan pembangunan dengan kemampuan anggaran daerah. Semua usulan harus disesuaikan dengan skala prioritas dan manfaatnya.
“Musrenbang menjadi ruang kolaborasi antar pemangku kepentingan pembangunan dimana kebersamaan menjadi kunci menyusun program yang tepat sasaran dan program yang berdampak langsung bagi masyarakat akan diutamakan, ” tutupnya. (ena)


