KPK Fasilitasi 52 Tahanan Salat Hari Raya Idul Adha, Buka Kunjungan Keluarga

PROKALTENG.CO-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1447 Hijriah bagi para tahanan beragama muslim, di Masjid Al-Ikhlas Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (27/5). Sebanyak 52 orang tahanan beragama muslim akan melaksanakan salat ied.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan fasilitasi ini sebagai wujud pemenuhan hak-hak dasar para tahanan, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya.

“Saat ini, dari total 62 orang tahanan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih dan Gedung C1, terdapat 52 orang tahanan beragama Islam yang akan mengikuti ibadah ini,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (25/5).

“Tahanan lainnya yaitu 5 orang beragama Kristen, 2 orang Katolik, 2 orang Budha, dan 1 orang Hindu,” sambungnya.

Baca Juga :  KPK Tahan Politikus PKB Reyna Usman, Diduga Rugikan Negara Rp 176 Miliar

Setelah pelaksanaan salat ied, KPK membuka kunjungan keluarga dan kerabat bagi para tahanan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Budi menegaskan, pemenuhan hak beribadah merupakan bagian dari penghormatan terhadap hak asasi dan pembinaan bagi para tahanan selama menjalani proses hukum.

“Karena itu, pelaksanaan ibadah keagamaan rutin difasilitasi dengan tetap mengedepankan tata tertib yang berlaku di lingkungan rutan,” pungkasnya.(jpg)

PROKALTENG.CO-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi pelaksanaan ibadah salat Idul Adha 1447 Hijriah bagi para tahanan beragama muslim, di Masjid Al-Ikhlas Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (27/5). Sebanyak 52 orang tahanan beragama muslim akan melaksanakan salat ied.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan fasilitasi ini sebagai wujud pemenuhan hak-hak dasar para tahanan, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya.

“Saat ini, dari total 62 orang tahanan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih dan Gedung C1, terdapat 52 orang tahanan beragama Islam yang akan mengikuti ibadah ini,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (25/5).

Electronic money exchangers listing

“Tahanan lainnya yaitu 5 orang beragama Kristen, 2 orang Katolik, 2 orang Budha, dan 1 orang Hindu,” sambungnya.

Baca Juga :  KPK Tahan Politikus PKB Reyna Usman, Diduga Rugikan Negara Rp 176 Miliar

Setelah pelaksanaan salat ied, KPK membuka kunjungan keluarga dan kerabat bagi para tahanan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Budi menegaskan, pemenuhan hak beribadah merupakan bagian dari penghormatan terhadap hak asasi dan pembinaan bagi para tahanan selama menjalani proses hukum.

“Karena itu, pelaksanaan ibadah keagamaan rutin difasilitasi dengan tetap mengedepankan tata tertib yang berlaku di lingkungan rutan,” pungkasnya.(jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru