PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memperkuat kolaborasi guna membuka peluang kerja luar negeri yang aman dan prosedural melalui program SMK Go Global, di Kantor KP2MI, Jakarta, Kamis (24/9).
Langkah strategis tersebut disepakati dalam pertemuan Bupati Jember Muhammad Fawait dengan Sekjen KP2MI Komjen Pol Dwiyono sebagai upaya meningkatkan keterampilan calon pekerja migran sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Jember memiliki sejumlah terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menurunkan angka kemiskinan. Salah satunya dengan membuka akses masyarakat untuk bekerja ke luar negeri melalui jalur yang prosedural,” ujar Fawait.
Menurutnya, KP2MI memiliki peran strategis dalam memberikan informasi mengenai peluang kerja luar negeri, sekaligus memastikan proses penempatan dan pelindungan pekerja migran berjalan sesuai ketentuan.
Sebelumnya, Pemkab Jember juga telah menjalankan sejumlah program bagi keluarga pekerja migran Indonesia, antara lain pemberian beasiswa bagi para anak pekerja migran Indonesia, serta pelatihan bagi keluarga yang ditinggalkan selama pekerja migran bekerja di luar negeri.
Tak hanya itu, Pemerintah Jember juga telah melakukan koordinasi dengan Perwakilan Negara Yunani dalam rangka menjajaki peluang penempatan pekerja migran asal Jember di negara tersebut.
“Semangat kami untuk mengirim pekerja migran Indonesia asal Jember antara lain untuk memberantas kemiskinan di Kabupaten Jember. Kendati demikian, tentu harus melalui jalur yang prosedural sebagai upaya memberikan pelindungan secara maksimal ke depannya,” ujar Fawait.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal KP2MI, Komjen Pol. Dwiyono, menyatakan dukungannya terhadap upaya Kabupaten Jember dalam membuka akses penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kompetensi CPMI sebelum bekerja di negara penempatan.
Salah satu yang dapat dikolaborasikan adalah SMK Go Global, yakni program yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan siswa SMK agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja, termasuk peluang kerja di luar negeri.
“KP2MI telah merencanakan pelaksanaan pelatihan SMK Go Global di Jember. Salah satunya adalah pelatihan di Politeknik Jember. Terdapat dua kelas yang akan dilaksanakan, yaitu kelas hospitality dan plantation, dengan jumlah masing-masing kelas diisi oleh 20 peserta pelatihan,” ujar Dwiyono.


