28 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026

16 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Dievakuasi

PROKALTENG.CO-Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat perkembangan terbaru penanganan bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Minggu siang, sebanyak 16 kantong jenazah korban longsor telah ditemukan dan saat ini tengah menjalani proses identifikasi.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan seluruh kantong jenazah tersebut berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) yang berlokasi di Puskesmas Pasirlangu.

“Per pukul 12.00 WIB, jumlah kantong jenazah yang kami terima bertambah menjadi 16. Sebelumnya, pada hari kemarin kami menerima 11 kantong jenazah,” ujar Hendra di Bandung, Minggu.

Ia menjelaskan, dari total kantong jenazah yang diterima, sembilan korban telah berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante-mortem korban, baik secara manual maupun melalui sistem digital yang terintegrasi dengan data kependudukan nasional.

Baca Juga :  Jumat Pagi, Laka Maut di Palangka Raya Renggut Satu Korban Jiwa

“Sebanyak sembilan jenazah sudah terkonfirmasi identitasnya melalui data sebelum meninggal,” jelasnya.

Hendra menambahkan, Pos DVI digunakan sebagai pusat penanganan seluruh jenazah hasil evakuasi tim SAR gabungan. Tim tersebut terdiri dari Basarnas, BNPB, Polri, dan TNI yang terus bekerja di lokasi bencana.

Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh melalui pemeriksaan post-mortem, meliputi pencocokan gigi, sidik jari, wajah, serta ciri fisik lainnya guna memastikan keakuratan data korban.

Electronic money exchangers listing

Di sisi lain, proses pencarian korban masih terus berlangsung. Hingga saat ini, sekitar 80 orang dilaporkan masih dalam pencarian. Bencana longsor tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada lebih dari 30 rumah dari total 34 kepala keluarga terdampak.

Baca Juga :  8 Hari Dirawat, Korban Penganiayaan Salah Sasaran Meninggal Dunia

Jumlah pengungsi akibat longsor di Cisarua diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang. Mereka saat ini mengungsi ke lokasi aman sambil menunggu situasi dinyatakan kondusif.

Hendra menyampaikan, sembilan jenazah yang telah teridentifikasi sebelumnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, penyerahan jenazah berikutnya akan dilakukan setelah melalui koordinasi dan rapat lanjutan.

“Kami akan kembali melakukan rapat sebelum menyerahkan jenazah yang telah teridentifikasi kepada keluarga yang sejak pagi menunggu di lokasi,” pungkasnya. (fin)

PROKALTENG.CO-Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat perkembangan terbaru penanganan bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Minggu siang, sebanyak 16 kantong jenazah korban longsor telah ditemukan dan saat ini tengah menjalani proses identifikasi.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan seluruh kantong jenazah tersebut berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) yang berlokasi di Puskesmas Pasirlangu.

“Per pukul 12.00 WIB, jumlah kantong jenazah yang kami terima bertambah menjadi 16. Sebelumnya, pada hari kemarin kami menerima 11 kantong jenazah,” ujar Hendra di Bandung, Minggu.

Electronic money exchangers listing

Ia menjelaskan, dari total kantong jenazah yang diterima, sembilan korban telah berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante-mortem korban, baik secara manual maupun melalui sistem digital yang terintegrasi dengan data kependudukan nasional.

Baca Juga :  Jumat Pagi, Laka Maut di Palangka Raya Renggut Satu Korban Jiwa

“Sebanyak sembilan jenazah sudah terkonfirmasi identitasnya melalui data sebelum meninggal,” jelasnya.

Hendra menambahkan, Pos DVI digunakan sebagai pusat penanganan seluruh jenazah hasil evakuasi tim SAR gabungan. Tim tersebut terdiri dari Basarnas, BNPB, Polri, dan TNI yang terus bekerja di lokasi bencana.

Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh melalui pemeriksaan post-mortem, meliputi pencocokan gigi, sidik jari, wajah, serta ciri fisik lainnya guna memastikan keakuratan data korban.

Di sisi lain, proses pencarian korban masih terus berlangsung. Hingga saat ini, sekitar 80 orang dilaporkan masih dalam pencarian. Bencana longsor tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada lebih dari 30 rumah dari total 34 kepala keluarga terdampak.

Baca Juga :  8 Hari Dirawat, Korban Penganiayaan Salah Sasaran Meninggal Dunia

Jumlah pengungsi akibat longsor di Cisarua diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang. Mereka saat ini mengungsi ke lokasi aman sambil menunggu situasi dinyatakan kondusif.

Hendra menyampaikan, sembilan jenazah yang telah teridentifikasi sebelumnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, penyerahan jenazah berikutnya akan dilakukan setelah melalui koordinasi dan rapat lanjutan.

“Kami akan kembali melakukan rapat sebelum menyerahkan jenazah yang telah teridentifikasi kepada keluarga yang sejak pagi menunggu di lokasi,” pungkasnya. (fin)

Terpopuler

Artikel Terbaru