Kunjungi BP3MI Lampung, Wamen P2MI Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Pekerja Migran

PROKALTENG.CO – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla melakukan kunjungan kerja dan pembinaan pegawai di Kantor BP3MI Lampung, Rabu (23/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dzulfikar menekankan pentingnya penguatan kualitas pelayanan dan integritas aparatur demi memastikan negara benar-benar hadir memberikan perlindungan menyeluruh bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Turut membersamai Wamen P2MI dalam kunjungan tersebut Direktur Jenderal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Rinardi, Direktur Jenderal Pemberdayaan, Muh. Fachri, serta Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum, Mocharom Ashadi.

Dalam pembinaan tersebut, Dzulfikar menyoroti pentingnya kualitas pelayanan aparatur sebagai bagian dari upaya menghadirkan negara bagi calon Pekerja Migran Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia.

Baca Juga :  Ikut Kontribusi Tangani Karhutla di Australia, Jokowi Dapat Apresiasi

Pelayanan yang diberikan di daerah juga menjadi salah satu titik penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kita harus memastikan negara benar-benar hadir. Kehadiran negara itu dirasakan melalui pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya Pekerja Migran Indonesia,” ujar Wamen Dzulfikar.

Karena itu, jajaran BP3MI didorong memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus menjaga integritas serta profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Electronic money exchangers listing

Wamen Dzulfikar juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi KP2MI, BP3MI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar persoalan yang dihadapi calon Pekerja Migran Indonesia maupun Pekerja Migran Indonesia dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

Baca Juga :  Abraham Hingga Busyro Minta Jokowi Tak Loloskan Capim KPK Bermasalah

“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Koordinasi harus diperkuat, karena pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan kerja bersama. Setiap unsur harus mengetahui perannya dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus,” tegasnya.

Selain pelayanan, BP3MI Lampung didorong memperkuat komunikasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai ketentuan.

PROKALTENG.CO – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla melakukan kunjungan kerja dan pembinaan pegawai di Kantor BP3MI Lampung, Rabu (23/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dzulfikar menekankan pentingnya penguatan kualitas pelayanan dan integritas aparatur demi memastikan negara benar-benar hadir memberikan perlindungan menyeluruh bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Turut membersamai Wamen P2MI dalam kunjungan tersebut Direktur Jenderal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Rinardi, Direktur Jenderal Pemberdayaan, Muh. Fachri, serta Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum, Mocharom Ashadi.

Electronic money exchangers listing

Dalam pembinaan tersebut, Dzulfikar menyoroti pentingnya kualitas pelayanan aparatur sebagai bagian dari upaya menghadirkan negara bagi calon Pekerja Migran Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia.

Baca Juga :  Ikut Kontribusi Tangani Karhutla di Australia, Jokowi Dapat Apresiasi

Pelayanan yang diberikan di daerah juga menjadi salah satu titik penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kita harus memastikan negara benar-benar hadir. Kehadiran negara itu dirasakan melalui pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya Pekerja Migran Indonesia,” ujar Wamen Dzulfikar.

Karena itu, jajaran BP3MI didorong memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus menjaga integritas serta profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wamen Dzulfikar juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi KP2MI, BP3MI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar persoalan yang dihadapi calon Pekerja Migran Indonesia maupun Pekerja Migran Indonesia dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

Baca Juga :  Abraham Hingga Busyro Minta Jokowi Tak Loloskan Capim KPK Bermasalah

“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Koordinasi harus diperkuat, karena pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan kerja bersama. Setiap unsur harus mengetahui perannya dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus,” tegasnya.

Selain pelayanan, BP3MI Lampung didorong memperkuat komunikasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai ketentuan.

Terpopuler

Artikel Terbaru