Abu Vulkanik Anak Krakatau Guyur Jawa-Sumatera, Operasional Kereta Api Masih Normal

PROKALTENG.CO-PT Kereta Api Indonesia (Persero), memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api tetap berjalan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau yang membuat sejumlah wilayah di Jawa dan Sumatera terdampak abu vulkanik.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan KAI memiliki sistem manajemen keselamatan yang menjadi pedoman dalam menjalankan seluruh operasional perjalanan kereta api.

Ia menjelaskan, setiap kondisi yang berpotensi memengaruhi perjalanan pelanggan terus dipantau dan dievaluasi melalui koordinasi antarunit serta pihak berwenang.

“KAI memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan. Pemantauan kondisi operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta koordinasi petugas di lapangan terus dilakukan untuk menjaga perjalanan pelanggan tetap aman dan nyaman,” ujar Anne dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (6/9).

Baca Juga :  BRI Siapkan Rp32,8 Triliun untuk Lebaran, Pastikan Kebutuhan Uang Tunai Terpenuhi Hingga Pelosok

Anne memastikan, hingga saat ini seluruh perjalanan kereta api tetap beroperasi sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Ia menjelaskan bahwa, KAI melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi jalur, lingkungan sekitar operasional, serta informasi terbaru dari instansi terkait.

Khusus layanan KA Bandara, operasional tetap berjalan sesuai kondisi terkini. KAI terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan layanan transportasi menuju bandara dapat mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, termasuk apabila terdapat penyesuaian pada operasional penerbangan.

Electronic money exchangers listing

Anne menambahkan bahwa kesiapsiagaan KAI didukung oleh prosedur keselamatan yang mencakup pemantauan operasional, mitigasi risiko, koordinasi antarunit kerja, serta kesiapan petugas dalam menghadapi berbagai kondisi perjalanan.

“KAI mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi dari BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM melalui PVMBG, serta kanal resmi KAI. Kami terus memastikan layanan kereta api berjalan aman dengan mengutamakan keselamatan pelanggan dan petugas,” tutupnya.(jpg)

Baca Juga :  BPJS Kesehatan dan Kejaksaan Kumpulkan Tunggakan Iuran sampai Rp 9,3 M

PROKALTENG.CO-PT Kereta Api Indonesia (Persero), memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api tetap berjalan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau yang membuat sejumlah wilayah di Jawa dan Sumatera terdampak abu vulkanik.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan KAI memiliki sistem manajemen keselamatan yang menjadi pedoman dalam menjalankan seluruh operasional perjalanan kereta api.

Ia menjelaskan, setiap kondisi yang berpotensi memengaruhi perjalanan pelanggan terus dipantau dan dievaluasi melalui koordinasi antarunit serta pihak berwenang.

Electronic money exchangers listing

“KAI memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan. Pemantauan kondisi operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta koordinasi petugas di lapangan terus dilakukan untuk menjaga perjalanan pelanggan tetap aman dan nyaman,” ujar Anne dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (6/9).

Baca Juga :  BRI Siapkan Rp32,8 Triliun untuk Lebaran, Pastikan Kebutuhan Uang Tunai Terpenuhi Hingga Pelosok

Anne memastikan, hingga saat ini seluruh perjalanan kereta api tetap beroperasi sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Ia menjelaskan bahwa, KAI melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi jalur, lingkungan sekitar operasional, serta informasi terbaru dari instansi terkait.

Khusus layanan KA Bandara, operasional tetap berjalan sesuai kondisi terkini. KAI terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan layanan transportasi menuju bandara dapat mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, termasuk apabila terdapat penyesuaian pada operasional penerbangan.

Anne menambahkan bahwa kesiapsiagaan KAI didukung oleh prosedur keselamatan yang mencakup pemantauan operasional, mitigasi risiko, koordinasi antarunit kerja, serta kesiapan petugas dalam menghadapi berbagai kondisi perjalanan.

“KAI mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi dari BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM melalui PVMBG, serta kanal resmi KAI. Kami terus memastikan layanan kereta api berjalan aman dengan mengutamakan keselamatan pelanggan dan petugas,” tutupnya.(jpg)

Baca Juga :  BPJS Kesehatan dan Kejaksaan Kumpulkan Tunggakan Iuran sampai Rp 9,3 M

Terpopuler

Artikel Terbaru