Bandara Yangon Mendadak Tegang! Pesawat Lepas Kendali, Rem Gagal dan Tabrak Pesawat

Suasana di Bandara Internasional Yangon-Mingaladon, Myanmar, mendadak tegang ketika sebuah pesawat penumpang mengalami insiden tak terduga saat bergerak di darat. Peristiwa ini terjadi pada Senin (20/4) dan melibatkan pesawat milik Myanmar National Airlines.

Pesawat jenis ATR 72-600 tersebut dilaporkan mengalami kegagalan sistem pengereman saat sedang melakukan taxiing. Dalam kondisi normal, fase ini merupakan bagian rutin sebelum lepas landas, namun kali ini berubah menjadi situasi darurat.

Akibat gangguan pada sistem rem, pesawat tidak mampu dikendalikan dan justru melaju tanpa kontrol di jalur taxiway. Laporan News.Az yang mengutip media asing menyebutkan laju pesawat bahkan sempat meningkat secara tak terkendali.

Dalam kondisi tersebut, pesawat kemudian menghantam bagian ekor sebuah Airbus A319 milik Myanmar Airways International yang tengah terparkir di area apron bandara. Benturan pertama ini menjadi awal dari rangkaian insiden yang lebih kompleks.

Baca Juga :  Beri Peringatan, Ukraina Bunuh Sekutu Putin dengan Bom Mobil

Alih-alih berhenti setelah tabrakan, pesawat ATR 72-600 justru keluar jalur, berputar di area bandara, dan kembali menabrak sebuah kendaraan pengangkut bagasi yang berada di sekitar lokasi.

Setelah serangkaian benturan tersebut, pesawat akhirnya berhasil berhenti di dalam area bandara. Situasi pun berangsur terkendali setelah sebelumnya sempat memicu kekhawatiran di sekitar lokasi kejadian.

Dampak dari insiden ini menyebabkan kerusakan pada kedua pesawat yang terlibat serta sejumlah peralatan darat bandara. Meski demikian, otoritas memastikan tidak ada kerusakan besar maupun korban luka serius dalam peristiwa tersebut.

Electronic money exchangers listing

Pihak bandara segera melakukan langkah cepat dengan mengamankan lokasi dan memulai penyelidikan. Fokus utama investigasi adalah mengungkap penyebab pasti kegagalan sistem pengereman serta mengevaluasi standar keselamatan yang berlaku.

Baca Juga :  Diduga Sopir Kelelahan, Truk Tabrak Kios Lalu Masuk Parit

Sementara itu, operasional penerbangan di Bandara Yangon-Mingaladon dilaporkan tetap berjalan dengan gangguan minimal. Proses evakuasi dan pemeriksaan terhadap pesawat yang terdampak masih terus dilakukan oleh otoritas terkait.(jpc)

Suasana di Bandara Internasional Yangon-Mingaladon, Myanmar, mendadak tegang ketika sebuah pesawat penumpang mengalami insiden tak terduga saat bergerak di darat. Peristiwa ini terjadi pada Senin (20/4) dan melibatkan pesawat milik Myanmar National Airlines.

Pesawat jenis ATR 72-600 tersebut dilaporkan mengalami kegagalan sistem pengereman saat sedang melakukan taxiing. Dalam kondisi normal, fase ini merupakan bagian rutin sebelum lepas landas, namun kali ini berubah menjadi situasi darurat.

Akibat gangguan pada sistem rem, pesawat tidak mampu dikendalikan dan justru melaju tanpa kontrol di jalur taxiway. Laporan News.Az yang mengutip media asing menyebutkan laju pesawat bahkan sempat meningkat secara tak terkendali.

Electronic money exchangers listing

Dalam kondisi tersebut, pesawat kemudian menghantam bagian ekor sebuah Airbus A319 milik Myanmar Airways International yang tengah terparkir di area apron bandara. Benturan pertama ini menjadi awal dari rangkaian insiden yang lebih kompleks.

Baca Juga :  Beri Peringatan, Ukraina Bunuh Sekutu Putin dengan Bom Mobil

Alih-alih berhenti setelah tabrakan, pesawat ATR 72-600 justru keluar jalur, berputar di area bandara, dan kembali menabrak sebuah kendaraan pengangkut bagasi yang berada di sekitar lokasi.

Setelah serangkaian benturan tersebut, pesawat akhirnya berhasil berhenti di dalam area bandara. Situasi pun berangsur terkendali setelah sebelumnya sempat memicu kekhawatiran di sekitar lokasi kejadian.

Dampak dari insiden ini menyebabkan kerusakan pada kedua pesawat yang terlibat serta sejumlah peralatan darat bandara. Meski demikian, otoritas memastikan tidak ada kerusakan besar maupun korban luka serius dalam peristiwa tersebut.

Pihak bandara segera melakukan langkah cepat dengan mengamankan lokasi dan memulai penyelidikan. Fokus utama investigasi adalah mengungkap penyebab pasti kegagalan sistem pengereman serta mengevaluasi standar keselamatan yang berlaku.

Baca Juga :  Diduga Sopir Kelelahan, Truk Tabrak Kios Lalu Masuk Parit

Sementara itu, operasional penerbangan di Bandara Yangon-Mingaladon dilaporkan tetap berjalan dengan gangguan minimal. Proses evakuasi dan pemeriksaan terhadap pesawat yang terdampak masih terus dilakukan oleh otoritas terkait.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru