“Beliau menonjol sepanjang hidupnya karena kerendahan hati, dedikasi pastoral, dan pewartaannya tentang nilai-nilai perdamaian dan rekonsiliasi,” kata Chapo.
Sebelum meninggal dunia, Uskup Citora Afonso dikenal sebagai salah satu pemimpin Gereja Katolik yang paling menjanjikan di Mozambik.
Media CISA News Africa bahkan menyebut kematiannya sebagai akhir tragis dari pelayanan salah satu pemimpin Gereja paling menjanjikan di Mozambik.
Selain memimpin Keuskupan Quelimane, ia baru saja dipercaya menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Agung Beira.
Penunjukan itu dilakukan setelah Uskup Agung Cláudio Zunna mengundurkan diri pada 10 April lalu karena alasan kesehatan.
Pembunuhan Uskup Citora Afonso menambah daftar panjang tantangan keamanan yang sedang dihadapi Mozambik.
ACN menilai peristiwa tersebut menjadi awan gelap baru bagi Gereja di negara itu yang selama beberapa tahun terakhir juga bergulat dengan aksi teror di wilayah utara, khususnya Provinsi Cabo Delgado.
Serangan terhadap komunitas Kristen terus terjadi di kawasan tersebut. Pada 30 April lalu, kelompok yang berafiliasi dengan ISIS menyerang Gereja St. Louis de Montfort di Meza, Cabo Delgado.
“Beliau menonjol sepanjang hidupnya karena kerendahan hati, dedikasi pastoral, dan pewartaannya tentang nilai-nilai perdamaian dan rekonsiliasi,” kata Chapo.
Sebelum meninggal dunia, Uskup Citora Afonso dikenal sebagai salah satu pemimpin Gereja Katolik yang paling menjanjikan di Mozambik.
Media CISA News Africa bahkan menyebut kematiannya sebagai akhir tragis dari pelayanan salah satu pemimpin Gereja paling menjanjikan di Mozambik.
Selain memimpin Keuskupan Quelimane, ia baru saja dipercaya menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Agung Beira.
Penunjukan itu dilakukan setelah Uskup Agung Cláudio Zunna mengundurkan diri pada 10 April lalu karena alasan kesehatan.
Pembunuhan Uskup Citora Afonso menambah daftar panjang tantangan keamanan yang sedang dihadapi Mozambik.
ACN menilai peristiwa tersebut menjadi awan gelap baru bagi Gereja di negara itu yang selama beberapa tahun terakhir juga bergulat dengan aksi teror di wilayah utara, khususnya Provinsi Cabo Delgado.
Serangan terhadap komunitas Kristen terus terjadi di kawasan tersebut. Pada 30 April lalu, kelompok yang berafiliasi dengan ISIS menyerang Gereja St. Louis de Montfort di Meza, Cabo Delgado.