Donald Trump Dipermalukan di Kongres, DPR AS Setujui Resolusi Hentikan Perang Iran

PROKALTENG.CO-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menyetujui resolusi yang bertujuan membatasi keterlibatan militer Amerika dalam konflik dengan Iran. Keputusan ini menjadi teguran terbuka terhadap strategi perang Trump yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Resolusi kekuatan perang (war powers resolution) disahkan DPR AS pada Rabu lalu dengan perolehan suara 215 berbanding 208. Menariknya, empat anggota Partai Republik ikut bergabung dengan Demokrat untuk mendukung langkah tersebut, menandakan meningkatnya ketidakpuasan terhadap kebijakan Gedung Putih.

Meski resolusi tersebut belum otomatis menghentikan operasi militer AS terhadap Iran, hasil pemungutan suara menjadi sinyal kuat bahwa dukungan politik terhadap perang mulai terkikis, bahkan dari partai presiden sendiri.

Baca Juga :  4000 Orang Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan, Segini Luasannya

“Cukup sudah” kata Gregory Meeks, anggota DPR dari New York yang juga merupakan petinggi Demokrat di Komite Urusan Luar Negeri DPR AS.

“Sudah saatnya presiden melakukan hal yang benar. Orang-orang lelah menderita karena perang pilihannya – menderita di pompa bensin, menderita di supermarket,” lanjut Meeks.

PROKALTENG.CO-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menyetujui resolusi yang bertujuan membatasi keterlibatan militer Amerika dalam konflik dengan Iran. Keputusan ini menjadi teguran terbuka terhadap strategi perang Trump yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Resolusi kekuatan perang (war powers resolution) disahkan DPR AS pada Rabu lalu dengan perolehan suara 215 berbanding 208. Menariknya, empat anggota Partai Republik ikut bergabung dengan Demokrat untuk mendukung langkah tersebut, menandakan meningkatnya ketidakpuasan terhadap kebijakan Gedung Putih.

Meski resolusi tersebut belum otomatis menghentikan operasi militer AS terhadap Iran, hasil pemungutan suara menjadi sinyal kuat bahwa dukungan politik terhadap perang mulai terkikis, bahkan dari partai presiden sendiri.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  4000 Orang Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan, Segini Luasannya

“Cukup sudah” kata Gregory Meeks, anggota DPR dari New York yang juga merupakan petinggi Demokrat di Komite Urusan Luar Negeri DPR AS.

“Sudah saatnya presiden melakukan hal yang benar. Orang-orang lelah menderita karena perang pilihannya – menderita di pompa bensin, menderita di supermarket,” lanjut Meeks.

Terpopuler

Artikel Terbaru