alexametrics
27.1 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Presiden Brazil Jair Bolsonaro (Antara/Reuters)

Diduga Rekrut Karyawan Fiktif, Putra Presiden Brazil DiperiksaKejaksaan Rio de Janeiro, Brazil menyelidiki peran Flavio Bolsonaro atas dugaan
mempekerjakan beberapa karyawan gadungan ketika ia menjabat sebagai anggota
parlemen negara bagian tersebut. Investigasi ini merupakan yang kedua kali
dilakukan terhadap putra Presiden Brazil Jair Bolsonaro tersebut, yang terpilih
sebagai senator federal tahun ini.

Penyelidikan sebelumnya, juga menyangkut dugaan penyelewengan
menyangkut penggajian stafnya di tingkat negara bagian, dikesampingkan oleh
Mahkamah Agung. Keputusan MA tersebut sedang dalam proses banding.

“Penyelidikan yang sekarang memiliki objek yang berbeda dan
independen,” dibandingkan dengan yang sebelumnya, kata kejaksaan negara bagian
dalam pernyataan dilansir Antara dari Reuters,
Minggu (24/11).

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 di India Masih Panjang Meski Vaksinasi Sudah Dimulai

Pengacara Flavio, Frederick Wassef, membantah kliennya melakukan
penyelewengan. Ia menegaskan bahwa Flavio tidak bersalah. “Pada akhir proses
nanti, akan terbukti bahwa ia tidak melakukan tindakan ilegal,” kata Wassef.

Perekrutan para karyawan gadungan oleh para anggota parlemen
itu, dengan tujuan memasukkan gaji mereka ke kantong sendiri, merupakan
penipuan yang terkenal marak di dunia politik Brazil.(jpc)

 

Diduga Rekrut Karyawan Fiktif, Putra Presiden Brazil DiperiksaKejaksaan Rio de Janeiro, Brazil menyelidiki peran Flavio Bolsonaro atas dugaan
mempekerjakan beberapa karyawan gadungan ketika ia menjabat sebagai anggota
parlemen negara bagian tersebut. Investigasi ini merupakan yang kedua kali
dilakukan terhadap putra Presiden Brazil Jair Bolsonaro tersebut, yang terpilih
sebagai senator federal tahun ini.

Penyelidikan sebelumnya, juga menyangkut dugaan penyelewengan
menyangkut penggajian stafnya di tingkat negara bagian, dikesampingkan oleh
Mahkamah Agung. Keputusan MA tersebut sedang dalam proses banding.

“Penyelidikan yang sekarang memiliki objek yang berbeda dan
independen,” dibandingkan dengan yang sebelumnya, kata kejaksaan negara bagian
dalam pernyataan dilansir Antara dari Reuters,
Minggu (24/11).

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 di India Masih Panjang Meski Vaksinasi Sudah Dimulai

Pengacara Flavio, Frederick Wassef, membantah kliennya melakukan
penyelewengan. Ia menegaskan bahwa Flavio tidak bersalah. “Pada akhir proses
nanti, akan terbukti bahwa ia tidak melakukan tindakan ilegal,” kata Wassef.

Perekrutan para karyawan gadungan oleh para anggota parlemen
itu, dengan tujuan memasukkan gaji mereka ke kantong sendiri, merupakan
penipuan yang terkenal marak di dunia politik Brazil.(jpc)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/