25.6 C
Jakarta
Thursday, June 13, 2024
spot_img

Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 131 Orang, Api Masih Berkobar

PROKALTENG.CO-Korban tewas akibat kebakaran hutan yang melanda Chile bagian tengah dan selatan bertambah menjadi 131 orang, menurut otoritas setempat pada Rabu 7 Februari 2024.

Menurut pernyataan Layanan Kesehatan Hukum Chile, api masih berkobar di dua kota yaitu Valparaiso dan Vina del Mar.

Upaya memadamkan api masih terus dilakukan tanpa henti baik melalui udara maupun darat, sebut pernyataan itu.

Macarena Ripamonti, walikota Vina del Mar mengatakan kepada para wartawan bahwa pihaknya sedang bergulat dengan bencana yang “belum pernah terjadi sebelumnya”, dan memperkirakan hampir 300 orang hilang.

Sementara itu upaya membersihkan reruntuhan terus berlanjut di wilayah yang hancur akibat api, ribuan orang berkumpul di ibukota Santiago untuk ikut memberikan bantuan.

Baca Juga :  Ruko Laundry Terbakar di Jalan Kalimantan, Api Diduga dari Setrika Uap dan Bensin

Lahan seluas 20 ribu hektare berubah menjadi abu hanya dalam tiga hari, menurut pernyataan Layanan Pencegahan dan Tanggap Bencana Nasional. (fin/jpg)

PROKALTENG.CO-Korban tewas akibat kebakaran hutan yang melanda Chile bagian tengah dan selatan bertambah menjadi 131 orang, menurut otoritas setempat pada Rabu 7 Februari 2024.

Menurut pernyataan Layanan Kesehatan Hukum Chile, api masih berkobar di dua kota yaitu Valparaiso dan Vina del Mar.

Upaya memadamkan api masih terus dilakukan tanpa henti baik melalui udara maupun darat, sebut pernyataan itu.

Macarena Ripamonti, walikota Vina del Mar mengatakan kepada para wartawan bahwa pihaknya sedang bergulat dengan bencana yang “belum pernah terjadi sebelumnya”, dan memperkirakan hampir 300 orang hilang.

Sementara itu upaya membersihkan reruntuhan terus berlanjut di wilayah yang hancur akibat api, ribuan orang berkumpul di ibukota Santiago untuk ikut memberikan bantuan.

Baca Juga :  Ruko Laundry Terbakar di Jalan Kalimantan, Api Diduga dari Setrika Uap dan Bensin

Lahan seluas 20 ribu hektare berubah menjadi abu hanya dalam tiga hari, menurut pernyataan Layanan Pencegahan dan Tanggap Bencana Nasional. (fin/jpg)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru