alexametrics
23.4 C
Palangkaraya
Friday, August 19, 2022

Mantap! Guru SMP Pedalaman Katingan Ini Juara 1 Menulis Tingkat Nasion

PALANGKA RAYA – Dunia pendidikan Kalteng kembali
menorehkan prestasi tingkat nasional. Guru SMP Negeri 4 Katingan Kuala
Kabupaten Katingan, Saiful Rohman, berhasil meraih peringkat 1 lomba Guru Menulis
2019 tingkat nasional yang diadakan PB PGRI.

Penghargaan itu diberikan pada puncak peringatan Hari Guru Nasional di Hari
Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia di Stadion
Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019).

Guru yang sering menjadi finalis lomba Kemendikbud tingkat nasional ini
mengaku senang menerima penghargaan tingkat nasional. Kali ini dia berhasil mengalahkan
ribuan guru lainnya di Indonesia untuk kategori menulis opini.

Sebelumnya, Saiful menyandang juara 3 dalam pemilihan guru SMP berprestasi
tingkat Kalimantan Tengah tahun 2019.

Baca Juga :  Tak Pakai Masker, Pilih Didenda atau Kerja Sosial ?

Ketika dihubungi redaksi kaltengpos.co,
Sabtu (30/11/2019), ia menyampaikan bahwa penghargaan nasional ini ia
persembahkan untuk Katingan.

“Saya ingin memperkenalkan Katingan melalui sebuah tulisan. Katingan adalah
sebuah kabupaten yang berada diantara Palangka Raya dan Kotawaringin Timur,” kata
Saiful.

Upaya untuk memperkenalkan Katingan tidak hanya kali ini saja ia lakukan.
Sebelumnya, pada bulan Juli 2019, esainya yang bertema pahlawan nasional Tjilik
Riwut juga lolos seleksi nasional. Sehingga, ia diundang oleh Dirjen Kebudayaan
Kemdikbud untuk mengikuti kegiatan INTI BANGSA 2019 di Bangka Belitung.

Guru yang berdomisili di sebuah desa pedalaman, desa pengasil beras, yang
bernama Desa Jaya Makmur Kecamatan Katingan Kuala ini berharap langkah
memperkenalkan potensi Katingan terus berlanjut dan berdampak bagi masyarakat
Katingan. Utamanya, dunia pendidikan.

Baca Juga :  Satgas Diminta Siap Jika Terjadi Karhutla

“Kami ingin para pelajar yang tinggal di Katingan menjadi bangga dengan
daerahnya. Kebanggan itu melahirkan semangat untuk berkarya,” ujarnya.

Kedepan, ia ingin terus belajar tentang kepenulisan. Ia bermimpi
mendapatkan penghargaan berikutnya dikemudian hari.

“Belajar itu seperti menguras air di lautan. Tidak ada habisnya.
Saya  berharap doa dari masyarakat
Katingan, semoga istiqomah berjuang lewat tulisan. Saya juga berharap Tuhan
menilai langkah ini sebagai ibadah yang mendatangkan keberkahan, untuk diri
sendiri dan masyarakat luas,” ungkap pria yang juga kerap mengirimkan
tulisan opininya ke redaksi kaltengpos.co maupun Koran Harian Kalteng Pos. (nto)

PALANGKA RAYA – Dunia pendidikan Kalteng kembali
menorehkan prestasi tingkat nasional. Guru SMP Negeri 4 Katingan Kuala
Kabupaten Katingan, Saiful Rohman, berhasil meraih peringkat 1 lomba Guru Menulis
2019 tingkat nasional yang diadakan PB PGRI.

Penghargaan itu diberikan pada puncak peringatan Hari Guru Nasional di Hari
Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia di Stadion
Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019).

Guru yang sering menjadi finalis lomba Kemendikbud tingkat nasional ini
mengaku senang menerima penghargaan tingkat nasional. Kali ini dia berhasil mengalahkan
ribuan guru lainnya di Indonesia untuk kategori menulis opini.

Sebelumnya, Saiful menyandang juara 3 dalam pemilihan guru SMP berprestasi
tingkat Kalimantan Tengah tahun 2019.

Baca Juga :  Jauhkan Kota Cantik dari Hal Jahat dan Buruk

Ketika dihubungi redaksi kaltengpos.co,
Sabtu (30/11/2019), ia menyampaikan bahwa penghargaan nasional ini ia
persembahkan untuk Katingan.

“Saya ingin memperkenalkan Katingan melalui sebuah tulisan. Katingan adalah
sebuah kabupaten yang berada diantara Palangka Raya dan Kotawaringin Timur,” kata
Saiful.

Upaya untuk memperkenalkan Katingan tidak hanya kali ini saja ia lakukan.
Sebelumnya, pada bulan Juli 2019, esainya yang bertema pahlawan nasional Tjilik
Riwut juga lolos seleksi nasional. Sehingga, ia diundang oleh Dirjen Kebudayaan
Kemdikbud untuk mengikuti kegiatan INTI BANGSA 2019 di Bangka Belitung.

Guru yang berdomisili di sebuah desa pedalaman, desa pengasil beras, yang
bernama Desa Jaya Makmur Kecamatan Katingan Kuala ini berharap langkah
memperkenalkan potensi Katingan terus berlanjut dan berdampak bagi masyarakat
Katingan. Utamanya, dunia pendidikan.

Baca Juga :  Disdik Kapuas Bantu Korban Banjir

“Kami ingin para pelajar yang tinggal di Katingan menjadi bangga dengan
daerahnya. Kebanggan itu melahirkan semangat untuk berkarya,” ujarnya.

Kedepan, ia ingin terus belajar tentang kepenulisan. Ia bermimpi
mendapatkan penghargaan berikutnya dikemudian hari.

“Belajar itu seperti menguras air di lautan. Tidak ada habisnya.
Saya  berharap doa dari masyarakat
Katingan, semoga istiqomah berjuang lewat tulisan. Saya juga berharap Tuhan
menilai langkah ini sebagai ibadah yang mendatangkan keberkahan, untuk diri
sendiri dan masyarakat luas,” ungkap pria yang juga kerap mengirimkan
tulisan opininya ke redaksi kaltengpos.co maupun Koran Harian Kalteng Pos. (nto)

Most Read

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/