PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol
Dedi Prasetyo kembali mengingatkan kepada personel Crisis Response Team (CRT) agar tetap menggunakan senjata sesuai
Standart Operasional Prosedur (SOP).
“Melumpuhkan harus dengan
tindakan yang terukur. Penggunaan senjata juga harus sesuai SOP-nya,” kata
Dedi, Minggu (29/11).
Dijelaskannya, SOP menghadapi
pengamanan Pilkada Kalteng saat ini. Pihaknya khususnya Tim CRT yang disiapkan
harus mengantisipasi segala ancaman kondusifitas yang terjadi selama
berjalannya pesta demokrasi di Kalteng. “Ini (pelatihan CRT) merupakan
salah satu bentuk mitigasi dan antisipasi yang kita lakukan,” pungkasnya.
Sementara itu, Dansatbrimob
Kombes Pol Bambang Widjanarko terkesan dengan semangat para personel CRT
(gabungan dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditintelkam dan Polwan Ditsamapta)
atas latihan yang telah dilakukan.
Bambang juga tetap menekankan
kepada para personel agar menjaga profesionalitas dan bisa menjalankan
tantangan tugas kedepannya.