UMKM Kuliner Terbukti Mampu Menyerap Tenaga Kerja dan Menggerakkan Ekonomi Lokal

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perkembangan kuliner di Kota Palangka Raya dinilai menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro melihat saat ini usaha kuliner di Kota Palangka Raya terus mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Mulai dari usaha makanan tradisional, kafe, hingga kuliner kreatif yang menyasar kalangan anak muda semakin banyak bermunculan dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Menurutnya. Perkembangan tersebut harus didukung secara serius oleh pemerintah daerah, agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. “UMKM kuliner sudah terbukti mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” ucap Jati, Senin (25/5/2026).

Baca Juga :  Manfaatkan Semaksimal Mungkin dan Tepat Sasaran Bantuan Sarpras dari DLH Kalteng

Dikatakannya. Salah satu bentuk dukungan yang perlu diperkuat pemerintah yakni terkait promosi dan pemasaran produk UMKM kuliner agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Selain itu, kemudahan dalam proses perizinan usaha juga dianggap penting agar pelaku UMKM dapat berkembang secara legal dan profesional.

“Pemerintah perlu memberikan dukungan nyata, terutama dalam mempermudah perizinan usaha dan membantu promosi produk kuliner lokal agar semakin dikenal masyarakat,” katanya.

Jati melihat, keberadaan UMKM kuliner tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.

Politisi Partai Gerindra ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi pelaku usaha kuliner. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan usaha perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelaku UMKM mampu mengelola usahanya dengan lebih profesional.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Reses, Dewan Meninjau 2 Lokasi Pembangunan Infrastruktur

“Pelaku UMKM juga perlu diberikan pembekalan melalui pelatihan dan pendampingan, supaya mampu mengembangkan usaha secara profesional dan berdaya saing,” ucapnya.

Selain itu, Jati turut mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis kuliner mereka. Pemanfaatan media sosial dan platform digital dinilai dapat membantu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan produk.

“Pemanfaatan teknologi sangat penting, terutama dalam pemasaran digital. Dengan memanfaatkan media sosial dan platform online, pelaku UMKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perkembangan kuliner di Kota Palangka Raya dinilai menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro melihat saat ini usaha kuliner di Kota Palangka Raya terus mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Mulai dari usaha makanan tradisional, kafe, hingga kuliner kreatif yang menyasar kalangan anak muda semakin banyak bermunculan dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Menurutnya. Perkembangan tersebut harus didukung secara serius oleh pemerintah daerah, agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. “UMKM kuliner sudah terbukti mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” ucap Jati, Senin (25/5/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Manfaatkan Semaksimal Mungkin dan Tepat Sasaran Bantuan Sarpras dari DLH Kalteng

Dikatakannya. Salah satu bentuk dukungan yang perlu diperkuat pemerintah yakni terkait promosi dan pemasaran produk UMKM kuliner agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Selain itu, kemudahan dalam proses perizinan usaha juga dianggap penting agar pelaku UMKM dapat berkembang secara legal dan profesional.

“Pemerintah perlu memberikan dukungan nyata, terutama dalam mempermudah perizinan usaha dan membantu promosi produk kuliner lokal agar semakin dikenal masyarakat,” katanya.

Jati melihat, keberadaan UMKM kuliner tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.

Politisi Partai Gerindra ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi pelaku usaha kuliner. Menurutnya, pelatihan dan pendampingan usaha perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelaku UMKM mampu mengelola usahanya dengan lebih profesional.

Baca Juga :  Reses, Dewan Meninjau 2 Lokasi Pembangunan Infrastruktur

“Pelaku UMKM juga perlu diberikan pembekalan melalui pelatihan dan pendampingan, supaya mampu mengembangkan usaha secara profesional dan berdaya saing,” ucapnya.

Selain itu, Jati turut mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis kuliner mereka. Pemanfaatan media sosial dan platform digital dinilai dapat membantu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan produk.

“Pemanfaatan teknologi sangat penting, terutama dalam pemasaran digital. Dengan memanfaatkan media sosial dan platform online, pelaku UMKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru