26.5 C
Jakarta
Wednesday, February 11, 2026

Budaya Dayak Miliki Keunikan yang Kuat, Ekspor Perdana Produk UMKM Khas Kalteng ke New Zealand

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong UMKM menembus pasar internasional diwujudkan melalui ekspor perdana produk unggulan Kalimantan Tengah ke New Zealand, pada kegiatan yang digelar di Toko Lifestyle Nusantara, Jalan G. Obos VII, Palangka Raya.

Ekspor perdana tersebut melibatkan mitra pemasaran yang juga pemilik Toko Lifestyle Nusantara, akan memperkenalkan produk UMKM Palangka Raya secara bertahap ke pasar New Zealand.

“Ekspor perdana ini kami harapkan menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan produk khas Kalimantan Tengah ke pasar internasional,” ujar mitra pemasaran UMKM Palangka Raya di New Zealand dan pemilik Toko Lifestyle Nusantara, Hairunisa, Selasa (23/12/2025).

Hairunisa menjelaskan pemasaran produk akan dilakukan melalui jaringan toko dan pusat perbelanjaan di New Zealand, dengan menonjolkan identitas budaya Dayak sebagai nilai tambah.

Baca Juga :  Majukan UMKM Seruyan Melalui Berbagai Pelatihan agar Bisa Berkembang

“Kami ingin menampilkan identitas Indonesia, khususnya Dayak, agar produk Kalimantan Tengah memiliki ciri khas yang kuat di pasar global,” katanya.

Dia mengungkapkan bahwa dirinya telah menetap di New Zealand selama lebih dari satu dekade dan bersama suaminya, Sidik, menjalankan usaha furnitur dan kerajinan berbahan kayu melalui perusahaan Exquisite Wood Limited yang berbasis di Auckland.

“Sebagai orang Kalimantan, saya ingin produk Kalimantan Tengah bisa go internasional dan dikenal di berbagai negara,” ujar Hairunisa.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, Sidik yang juga selaku eksportir, menilai budaya Dayak memiliki keunikan yang kuat dan memiliki kemiripan nilai dengan budaya Maori di New Zealand. Sehingga berpotensi diterima pasar Barat.

Baca Juga :  Indeks Bisnis UMKM BRI Triwulan II 2024: Bisnis UMKM Mulai Membaik dan Prospektif

“Produk yang memiliki cerita dan warisan budaya akan lebih bernilai dan memiliki potensi besar di pasar internasional,” ungkap Sidik. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong UMKM menembus pasar internasional diwujudkan melalui ekspor perdana produk unggulan Kalimantan Tengah ke New Zealand, pada kegiatan yang digelar di Toko Lifestyle Nusantara, Jalan G. Obos VII, Palangka Raya.

Ekspor perdana tersebut melibatkan mitra pemasaran yang juga pemilik Toko Lifestyle Nusantara, akan memperkenalkan produk UMKM Palangka Raya secara bertahap ke pasar New Zealand.

“Ekspor perdana ini kami harapkan menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan produk khas Kalimantan Tengah ke pasar internasional,” ujar mitra pemasaran UMKM Palangka Raya di New Zealand dan pemilik Toko Lifestyle Nusantara, Hairunisa, Selasa (23/12/2025).

Electronic money exchangers listing

Hairunisa menjelaskan pemasaran produk akan dilakukan melalui jaringan toko dan pusat perbelanjaan di New Zealand, dengan menonjolkan identitas budaya Dayak sebagai nilai tambah.

Baca Juga :  Majukan UMKM Seruyan Melalui Berbagai Pelatihan agar Bisa Berkembang

“Kami ingin menampilkan identitas Indonesia, khususnya Dayak, agar produk Kalimantan Tengah memiliki ciri khas yang kuat di pasar global,” katanya.

Dia mengungkapkan bahwa dirinya telah menetap di New Zealand selama lebih dari satu dekade dan bersama suaminya, Sidik, menjalankan usaha furnitur dan kerajinan berbahan kayu melalui perusahaan Exquisite Wood Limited yang berbasis di Auckland.

“Sebagai orang Kalimantan, saya ingin produk Kalimantan Tengah bisa go internasional dan dikenal di berbagai negara,” ujar Hairunisa.

Sementara itu, Sidik yang juga selaku eksportir, menilai budaya Dayak memiliki keunikan yang kuat dan memiliki kemiripan nilai dengan budaya Maori di New Zealand. Sehingga berpotensi diterima pasar Barat.

Baca Juga :  Indeks Bisnis UMKM BRI Triwulan II 2024: Bisnis UMKM Mulai Membaik dan Prospektif

“Produk yang memiliki cerita dan warisan budaya akan lebih bernilai dan memiliki potensi besar di pasar internasional,” ungkap Sidik. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru