PALANGKA RAYA-Sejak mewabahnya
Covid-19, usaha para pengusaha
kecil ikut terdampak. Salah satunya tukang
jahit. Pendapatan mereka menurun
drastis karena sepinya pesanan jahitan dari warga. Untungnya, Pemko Palangka Raya memberdayakan mereka
untuk membuat masker dari kain. Ada 10.000 masker kain yang dipesan ke beberapa tukang jahit di Pasar Kameloh, Pasar
Kahayan, dan Pasar
Besar.
Salah satunya Munawir, penjahit yang membuka usah di Pasar Kameloh, Palangka
Raya. Pria yang sudah lima belas tahun bergelut sebagai penjahit
ini, membenarkan bahwa ia
dan beberapa rekan seprofesi yang berada
di Pasar Kameloh, mendapat orderan masker kain
dari pemko. Sekitar
10 orang penjahit ketiban rezeki. Munawir
mengaku sangat senang, karena ada yang dikerjakannya kala orderan dari konsumen mulai menghilang
seiring mewabahnya Covid-19.
รขโฌลDari 10.000
masker pesanan, kami (penjahit di Pasar Kameloh, red) mendapat jatah membuat 2.000
ribu masker kain, sedangkan yang lain dikerjakan oleh penjahit di Pasar Kahayan
dan Pasar Besar,รขโฌย ucapnya kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), kemarin
(16/4).
Senada disampaikan penjahit lain, Indra. Ia mengaku
mendapat jatah menjahit 400 masker.
รขโฌลSementara ini baru terselesaikan 100 masker kain รขโฌล ujar Indra.
Dikatakannya, ia diberi waktu empat
hari untuk menyelesaikan pesanan masker
kain ini.
Adapun masker
kain pesanan pemko yang dibuat oleh Indra tersebut berukuran
17ร10 cm, terbuat dari kain APL rangkap dua yang bagian dalamnya
dilapisi kain busa.
Sementara itu, salah satu penjahit di Pasar Kahayan,
Ahmad Sanusi, mengaku sudah menyelesaikan pesanan dari pemko. Ada 100 masker kain yang sudah dikerjakannya.
Meski pesanan
pembuatan masker kain oleh pemko dalam jumlah yang banyak, tapi tidak semua
penjahit kebagian menerima orderan. Salah satunya yakni Atok. Ia mengaku
bahwa dirinya tak tahu soal pesanan
pembuatan masker dari pemko.
รขโฌลGak ada, di sini
gak ada yang dapat. Kalau ada, bisa kami yang mengerjakannya,รขโฌย
ujar Atok.
Pria yang
mengaku sudah lima tahun membuka usaha menjahit di Pasar
Kahayan ini, berharap bisa mendapatkan pesanan serupa
seperti yang diterima rekan seprofesinya.
รขโฌลMudahโ
mudah ada perhatian yang merata untuk kami para
penjahit, supaya ada pekerjaan di saat-saat
seperti ini,รขโฌย pinta Atok
Wali Kota
Palangka Raya Fairid Naparin menyebutkan bahwa untuk pembuatan
10.000 masker kain yang akan dibagikan kepada masyarakat merupakan
hasil karya penjahit lokal Kota Palangka Raya.
Wali kota
memepercayakan penjahit lokal untuk mengerjakan pesanan 10.000 masker
kain tersebut. Hal itu cukup
beralasan.
Selain agar bisa
dilakukan pemantauan langsung proses pembuatannya, juga sekaligus
memberdayakan para penjahit di Kota Cantik.
โSengaja
kami percayakan penjahitan tersebut kepada penjahit lokal sebagai upaya
membantu mereka, karena mereka juga terdampak pandemi Covid-19,โ ucapnya
dikutip dari unggahan di akun instagramnya.
Menurutnya,
memercayakan pembuatan masker kain ini kepada penjahit lokal, juag sebagai
salah satu bentuk kepedulian pemko kepada pelaku usaha kecil dan menengah.