28.4 C
Jakarta
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Komis C Dorong Disdik Maksimalkan Program Sekolah Penggerak

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, M. Hasan Busyairi, mendorong kepada Dinas Pendidikan setempat agar memaksimalkan program sekolah penggerak (PSP). Itu disampaikannya terkait kunjungan kerja Komisi C DPRD Kota Palangka Raya ke Kantor Dinas Pendidkan Kota Palangka Raya beberapa waktu yang lalu.

“Beberapa waktu yang lalu, kita kunjungan ke Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menanyakan terkait program sekolah penggerak (PSP),” ujarnya , Jumat (16/9).

Legislator dari fraksi Partai Golkar ini menerangkan, Kota Palangka Raya telah mengikuti PSP sampai angkatan ketiga. Pada angkatan kedua, sebanyak 14 sekolah baik negeri maupun swasta dan SD,SMP, dan PAUD yang menerima realisasi bantuan dari Kemendikbudristek.

Baca Juga :  DLH Terus Berinovasi, Rencanakan TPA Menjadi Tempat Edukasi

“Karena kalau sekolah penggerak bisa berjalan baik, otomatis akan meningkatkan mutu belajar, mutu pendidikan yang ada di Kota Palangka Raya, total ada 99 sekolah baik swasta maupun negeri, angkatan kedua baru 14. Artinya masih jauh,”imbuhnya.

Ia berharap dari 99 sekolah, minimal setengah dari total sekolah bisa ditargetkan pada tahun depan mengikuti PSP. “Sehingga jika PSP sudah berjalan, kita berharap untuk peningkatan pendidikan di Kota Palangka Raya bisa lebih baik lagi, karena itu juga meningkatkan kemandirian belajar, membuat mereka jadi merdeka belajar,” ungkapnya.






Reporter: M Hafidz

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, M. Hasan Busyairi, mendorong kepada Dinas Pendidikan setempat agar memaksimalkan program sekolah penggerak (PSP). Itu disampaikannya terkait kunjungan kerja Komisi C DPRD Kota Palangka Raya ke Kantor Dinas Pendidkan Kota Palangka Raya beberapa waktu yang lalu.

“Beberapa waktu yang lalu, kita kunjungan ke Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menanyakan terkait program sekolah penggerak (PSP),” ujarnya , Jumat (16/9).

Legislator dari fraksi Partai Golkar ini menerangkan, Kota Palangka Raya telah mengikuti PSP sampai angkatan ketiga. Pada angkatan kedua, sebanyak 14 sekolah baik negeri maupun swasta dan SD,SMP, dan PAUD yang menerima realisasi bantuan dari Kemendikbudristek.

Baca Juga :  DLH Terus Berinovasi, Rencanakan TPA Menjadi Tempat Edukasi

“Karena kalau sekolah penggerak bisa berjalan baik, otomatis akan meningkatkan mutu belajar, mutu pendidikan yang ada di Kota Palangka Raya, total ada 99 sekolah baik swasta maupun negeri, angkatan kedua baru 14. Artinya masih jauh,”imbuhnya.

Ia berharap dari 99 sekolah, minimal setengah dari total sekolah bisa ditargetkan pada tahun depan mengikuti PSP. “Sehingga jika PSP sudah berjalan, kita berharap untuk peningkatan pendidikan di Kota Palangka Raya bisa lebih baik lagi, karena itu juga meningkatkan kemandirian belajar, membuat mereka jadi merdeka belajar,” ungkapnya.






Reporter: M Hafidz
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru