28.6 C
Jakarta
Monday, July 22, 2024
spot_img

Praktik Politik Uang Bentuk Kejahatan Terhadap Kecerdasan Para Pemilih

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lamandau, mengingatkan Peserta Pemilu serta masyarakat umum, agar tidak melakukan praktik politik uang pada Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024.

Ketua¬† Bawaslu Kabupaten Lamandau, Yustedi, mengatakan praktik politik uang adalah sebuah bentuk kejahatan terhadap kecerdasan para pemilih. “Kami mengingatkan kepada Peserta Pemilu maupun masyarakat, harapan kita semua proses tahapan Pemilu berjalan dengan baik tanpa adanya pelanggaran yang dapat merusak citra demokrasi kita,” kata Yustedi, Jum’at (12/1/2024).

Menurutnya, politik praktis seperti halnya Money Politik sering kali terjadi pada masa pemilu. Dimana kesulitan dari Bawaslu terkait pembuktian dan jarang sekali masyarakat mau melaporkan.

Baca Juga :  Pelatihan SIINas untuk Para Pelaku UMKM

“Jadi untuk kampanye sampai saat ini belum ada temuan ataupun laporan terkait pelanggaran politik uang, tetapi kalo untuk pelanggaran Kampanye udah ada satu laporan yang sedang ditangani terkait Oknum ketua BPD di Wilayah Kabupaten Lamandau,” tuturnya.

Ia mengatakan, oknum tersebut telah mengkampanyekan salah satu calon Anggota Legislatif, Partai Politik tetapi sampai saat ini masuk dalam proses kajian awal dan klarifikasi pemanggilan saksi.

“Kalau ada temuan silakan laporkan, baik ke Bawaslu Lamandau, Panwascam maupun Pengawas Desa. Jalurnya seperti itu,” tukasnya. (Bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lamandau, mengingatkan Peserta Pemilu serta masyarakat umum, agar tidak melakukan praktik politik uang pada Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024.

Ketua¬† Bawaslu Kabupaten Lamandau, Yustedi, mengatakan praktik politik uang adalah sebuah bentuk kejahatan terhadap kecerdasan para pemilih. “Kami mengingatkan kepada Peserta Pemilu maupun masyarakat, harapan kita semua proses tahapan Pemilu berjalan dengan baik tanpa adanya pelanggaran yang dapat merusak citra demokrasi kita,” kata Yustedi, Jum’at (12/1/2024).

Menurutnya, politik praktis seperti halnya Money Politik sering kali terjadi pada masa pemilu. Dimana kesulitan dari Bawaslu terkait pembuktian dan jarang sekali masyarakat mau melaporkan.

Baca Juga :  Pelatihan SIINas untuk Para Pelaku UMKM

“Jadi untuk kampanye sampai saat ini belum ada temuan ataupun laporan terkait pelanggaran politik uang, tetapi kalo untuk pelanggaran Kampanye udah ada satu laporan yang sedang ditangani terkait Oknum ketua BPD di Wilayah Kabupaten Lamandau,” tuturnya.

Ia mengatakan, oknum tersebut telah mengkampanyekan salah satu calon Anggota Legislatif, Partai Politik tetapi sampai saat ini masuk dalam proses kajian awal dan klarifikasi pemanggilan saksi.

“Kalau ada temuan silakan laporkan, baik ke Bawaslu Lamandau, Panwascam maupun Pengawas Desa. Jalurnya seperti itu,” tukasnya. (Bib)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru