
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyatakan dukungan penuh. Terhadap rencana pembentukan posko Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) di kawasan Ponton yang selama ini dikenal memiliki stigma sebagai daerah rawan peredaran narkoba.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan komitmen bersama tanpa memandang pihak tertentu, melainkan fokus pada upaya melindungi generasi penerus dari bahaya narkotika.
“Saya sangat mendukung secara penuh, apalagi ini menyangkut pemberantasan narkoba yang jelas merusak generasi penerus. Kalau sudah narkoba dan membahayakan masa depan anak-anak kita, maka itu harus kita tindak dan kita berantas,” kata Fairid, usai audiensi bersama GDAN di Ruang Rapat Peteng Karuhei I, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Kamis (8/1/2026).
Menurut Fairid, segala bentuk inisiatif yang bertujuan memberantas peredaran narkoba, termasuk pendirian posko di Puntun, akan mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Dia berharap rencana tersebut dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.
“Kami sepakat dan mendukung GDAN. Apa yang diperlukan tentu akan kita bantu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN), Sadagori Henoch Binti menyampaikan apresiasi atas dukungan Wali Kota Palangka Raya, terhadap langkah konkret pemberantasan narkoba, khususnya di wilayah Ponton.
“Kami berterima kasih atas dukungan Wali Kota. Ini bagian dari juang bersama untuk memberantas narkoba sekaligus menghilangkan stigma buruk terhadap Puntun yang selama ini disebut sebagai kampung narkoba,” ucapnya.
Sadagori menjelaskan, posko anti narkoba yang akan didirikan nantinya dijaga secara sinergis oleh berbagai pihak, mulai dari BNN Provinsi dan Kota, Polda dan Polres, Satpol PP Provinsi dan Kota, GDAN, hingga tokoh masyarakat setempat.
“Dengan nantinya berdiri posko ini, kita ingin memastikan tidak ada lagi peredaran narkoba di sana. Secara otomatis, orang-orang yang berniat membeli juga tidak akan berani karena ada posko yang mengawasi,” jelasnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, GDAN dan Pemko Palangka Raya berharap kawasan Puntun dapat bertransformasi menjadi wilayah yang aman, bersih dari narkoba, dan bebas dari stigma negatif. (adr)


