Wisata Air Sei Setongah Lamandau Tawarkan Kesegaran Alam, Tiket Masuk Hanya Rp20 Ribu

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Wisata air Sei Setongah di Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, menjadi destinasi favorit bagi masyarakat yang ingin melepas penat dengan menikmati suasana alam yang tenang dan kesegaran air dingin dari perbukitan. Pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp20.000 per orang untuk menikmati kawasan wisata tanpa batasan waktu.

Terletak di Sei Setongah, destinasi wisata ini menawarkan keindahan alam yang masih asri sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang mencari suasana tenang dan menyegarkan.

Selain panorama alam yang menyejukkan, harga tiket yang terjangkau menjadi salah satu keunggulan wisata ini. Dengan biaya Rp20.000 per orang, pengunjung dapat menikmati kesegaran air bukit yang jernih sepuasnya.

Baca Juga :  Desa Wisata Riam Tinggi Dilirik Putri Indonesia Kalteng 2026

Salah satu pengunjung, Tata, mengaku memilih Sei Setongah sebagai tempat untuk melepas stres setelah menjalani rutinitas kerja.

“Suasananya benar-benar tenang banget di sini. Airnya yang dingin langsung dari bukit bikin badan dan pikiran jadi segar lagi. Rasanya kayak lagi refleksi alami setelah seminggu capek kerja,” tutur Tata kepada wartawan, Minggu (19/7).

Pengunjung lainnya, Boby, juga menilai wisata air Sei Setongah menawarkan pengalaman yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.

“Sangat worth it ya. Cuma bayar 20 ribu rupiah sudah bisa mandi sepuasnya nikmatin air sebersih dan sedingin ini. Cocok banget buat tempat liburan bareng keluarga atau teman-teman tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam,” katanya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Tak Sebatas Kawah Ijen dan Baluran

Dengan kombinasi harga yang terjangkau, air perbukitan yang jernih, serta suasana yang damai, wisata air Sei Setongah diprediksi akan terus menjadi tujuan favorit masyarakat, terutama saat akhir pekan.

Pengunjung yang datang juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan agar keasrian kawasan wisata Sei Setongah tetap terpelihara. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Wisata air Sei Setongah di Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, menjadi destinasi favorit bagi masyarakat yang ingin melepas penat dengan menikmati suasana alam yang tenang dan kesegaran air dingin dari perbukitan. Pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp20.000 per orang untuk menikmati kawasan wisata tanpa batasan waktu.

Terletak di Sei Setongah, destinasi wisata ini menawarkan keindahan alam yang masih asri sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang mencari suasana tenang dan menyegarkan.

Selain panorama alam yang menyejukkan, harga tiket yang terjangkau menjadi salah satu keunggulan wisata ini. Dengan biaya Rp20.000 per orang, pengunjung dapat menikmati kesegaran air bukit yang jernih sepuasnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Desa Wisata Riam Tinggi Dilirik Putri Indonesia Kalteng 2026

Salah satu pengunjung, Tata, mengaku memilih Sei Setongah sebagai tempat untuk melepas stres setelah menjalani rutinitas kerja.

“Suasananya benar-benar tenang banget di sini. Airnya yang dingin langsung dari bukit bikin badan dan pikiran jadi segar lagi. Rasanya kayak lagi refleksi alami setelah seminggu capek kerja,” tutur Tata kepada wartawan, Minggu (19/7).

Pengunjung lainnya, Boby, juga menilai wisata air Sei Setongah menawarkan pengalaman yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.

“Sangat worth it ya. Cuma bayar 20 ribu rupiah sudah bisa mandi sepuasnya nikmatin air sebersih dan sedingin ini. Cocok banget buat tempat liburan bareng keluarga atau teman-teman tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam,” katanya.

Baca Juga :  Tak Sebatas Kawah Ijen dan Baluran

Dengan kombinasi harga yang terjangkau, air perbukitan yang jernih, serta suasana yang damai, wisata air Sei Setongah diprediksi akan terus menjadi tujuan favorit masyarakat, terutama saat akhir pekan.

Pengunjung yang datang juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan agar keasrian kawasan wisata Sei Setongah tetap terpelihara. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru