NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Ingin liburan berbeda dari biasanya? Desa Riam Tinggi di Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, menawarkan paket wisata alam lengkap yang memadukan pemandangan ketinggian, hutan tropis, hingga arung jeram ekstrem. Destinasi ini mulai dilirik wisatawan pencinta petualangan untuk mengisi libur panjang awal tahun.
Berada di jalur Trans Kalimantan Kalteng–Kalbar, Desa Riam Tinggi dikenal sebagai surga tersembunyi dengan panorama alam liar yang masih asri. Dari bukit hingga sungai, desa ini menyuguhkan pengalaman wisata yang memacu adrenalin sekaligus memanjakan mata.
Salah satu ikon wisata yang paling diburu adalah Bukit Lubang Kilat. Dari puncak bukit ini, pengunjung bisa menikmati fenomena lautan awan putih yang menyelimuti kaki bukit pada pagi hari. Pemandangan tersebut kerap dijuluki warga sebagai “Negeri di Atas Awan”, karena menghadirkan suasana bak negeri dongeng.
Tak hanya wisata ketinggian, sungai yang membelah Desa Riam Tinggi juga menjadi magnet bagi pencinta olahraga air. Jalur arung jeram di desa ini menawarkan tantangan arus deras dengan latar hutan hujan tropis yang masih perawan.
Akses menuju lokasi pun terbilang mudah. Dari Nanga Bulik, ibu kota Kabupaten Lamandau, perjalanan darat hanya memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit.
Setibanya di lokasi, wisatawan bisa langsung berkoordinasi dengan pengelola setempat. Selain arung jeram, tersedia pula area camping bagi pengunjung yang ingin bermalam dan menikmati suasana malam di tepi sungai.
“Meskipun tergolong wisata ekstrem, keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Setiap peserta arung jeram dibekali jaket pelampung dan didampingi pemandu berpengalaman,” ujar Gogo, pengelola wisata Desa Riam Tinggi, Jumat (2/1).
Untuk menikmati arung jeram, pengunjung disarankan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui 081254030895 (Gogo). Tarif arung jeram dipatok Rp1 juta per perahu, dengan kapasitas maksimal enam orang.
Durasi pengarungan sungai sekitar 1 jam 30 menit dari titik start hingga finis. Bagi wisatawan yang datang sendiri atau dalam kelompok kecil, tersedia alternatif river tubing menggunakan pelampung satuan dengan tarif Rp150 ribu per orang.
“Kalau ingin menginap, tiket camping di Dermaga Batu Rajo Rp25 ribu per orang di luar tenda. Sementara sewa tenda Rp50 ribu per tenda,” tambah Gogo. (bib)


