27.4 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

Antusias Tinggi, Optimistis Vaksinasi Covid di Kalteng Mencapai Target 70 Persen

Percepat Herd Immunity, BIN Kalteng Vaksin 2.095 Pelajar di Barsel

Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Tengah terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi para pelajar. Setelah pekan lalu menggelar vaksinasi selama tiga hari berturut-turut,  Senin (22/11) kegiatan serupa kembali dilakukan. Dari antusias para pelajar, Kepala BIN Daerah Kalteng optimistis target 70 persen warga tervaksin, akan tercapai.

RANGKAIAN keempat kegiatan vaksinasi kali ini dipusatkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Buntok, yang diikuti 458 orang pelajar dengan pemberian vaksin dosis kedua. Pada vaksinasi yang dilaksanakan ini, tampak pelajar setempat sangat antusias mengikutinya. Bahkan mencapai 150 persen dari yang ditargetkan.

“Vaksinasi hari ini, sebenarnya kita targetkan hanya 300 orang. Tap  ternyata yang hadir 400 lebih,” kata Kepala BIN Daerah Kalteng, Brigjen TNI Sinyo, Senin (22/11/2021).

Antusias para pelajar ini, sebut Sinyo, merupakan hal yang sangat positif. Hal itu diharapkan mampu mempercepat tercapainya target vaksinasi terhadap 70 persen warga di Kalimantan Tengah maupun di Indonesia, agar segera terwujud herd immunity atau kekebalan komunal.

Sebelumnya pada pada vaksinasi pertama yang dipusatkan di SMPN 1 Dusun Selatan, Selasa (16/11), sebanyak 626 peserta didik dari jenjang SMP hingga SMA yang berhasil divaksin. Kemudian Rabu (17/11), vaksinasi yang dipusatkan di SMPN 2 Dusun Selatan diikuti 448 pelajar dari beberapa sekolah.

Selanjutnya vaksinasi ketiga dipusatkan di SMKN 1 Dusun Selatan, Kamis (18/11) yang diikuti 563 pelajar dan kegiatan keempat dipusatkan di MTsN Buntok, diikuti 458 orang.

Baca Juga :  Vaksin Pfizer Jadi Pilihan Booster Anak dan Ibu Hamil

“Jadi hingga akhir November ini, BIN Daerah Kalteng berhasil melakukan vaksinasi terhadap 2.095 orang atau mencapai 95,9 persen dari target sasaran pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Barito Selatan bulan ini,” beber Sinyo.

Kegiatan vaksinasi massal ini juga dilaksanakan BIN Daerah Kalteng di beberapa kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Tengah, dengan sasaran utama para pelajar, serta masyarakat umum.

“Untuk bulan November ini kami menargetkan 13 ribu orang bisa divaksin. Dan bulan depan (Desember) juga 13 ribu. Hal ini sesuai arahan Presiden dan Kepala BIN serta upaya kita mendukung pemerintah daerah, agar kita mencapai target 70 persen masyarakat bisa mendapat vaksin Covid-19,” ujarnya.

“Harapannya di bulan depan kita bisa memenuhi semua target di Kalteng, agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi para siswa bisa segera dilaksanakan 100 persen pada awal tahun 2022,” tambah Sinyo.

Meski saat ini angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah cenderung telah jauh menurun, lanjut Sinyo, namun dia mengingatkan agar masyarakat tidak lengah, dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Meski kasus konfirmasi baru telah menurun, bukan berarti kita boleh mengendorkan protokol kesehatan. Itu (prokes) tetap harus diterapkan secara ketat oleh semua pihak tanpa terkecuali,” pesan Sinyo.

Baca Juga :  Cara Kejaksaan Negeri Katingan Sambut HBA dan IAD 2020

Sementara itu, di sela kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang dilaksanakan bagi siswa di MTsN Buntok yang digelar oleh BIN Kalteng bersama Dinas Kesehatan setempat, Senin (22/11), Wakil Kepala MTsN Buntok Bidang Kesiswaan, Dimas Kosworo, mengungkapkan rasa terima kasih kepada BIN.

“Terima kasih buat BIN Kalteng dan Dinkes Barsel yang telah melaksanakan Vaksinasi bagi para siswa kami, ini sangat membantu kami memenuhi target pencapaian vaksinasi di sekolah ini,” ucapnya.

Diakui oleh Dimas, jumlah siswa yang mengikuti vaksin pada hari ini adalah 458 orang dari total siswa MTsN Buntok yang berjumlah 608 orang.

Hal itu, jelas dia lagi dikarenakan sekitar 100 orang siswa sudah ikut vaksinasi di sekolah ataupun tempat lainnya, sedangkan 50 siswa lainnya ada yang belum menerima vaksinasi Covid-19 dikarenakan memiliki penyakit bawaan, serta ada jua sebagian yang belum mendapatkan izin dari orang tua mereka.

“Kami berharap dengan tuntasnya pelaksanaan vaksinasi bagi siswa ini, tidak ada lagi terjadi penyebaran Covid-19 di sekolah dan kami bisa segera melaksanakan PTM 100 persen pada tahun depan,” pungkasnya. (Eko Supriadi)

Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Tengah terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi para pelajar. Setelah pekan lalu menggelar vaksinasi selama tiga hari berturut-turut,  Senin (22/11) kegiatan serupa kembali dilakukan. Dari antusias para pelajar, Kepala BIN Daerah Kalteng optimistis target 70 persen warga tervaksin, akan tercapai.

RANGKAIAN keempat kegiatan vaksinasi kali ini dipusatkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Buntok, yang diikuti 458 orang pelajar dengan pemberian vaksin dosis kedua. Pada vaksinasi yang dilaksanakan ini, tampak pelajar setempat sangat antusias mengikutinya. Bahkan mencapai 150 persen dari yang ditargetkan.

“Vaksinasi hari ini, sebenarnya kita targetkan hanya 300 orang. Tap  ternyata yang hadir 400 lebih,” kata Kepala BIN Daerah Kalteng, Brigjen TNI Sinyo, Senin (22/11/2021).

Antusias para pelajar ini, sebut Sinyo, merupakan hal yang sangat positif. Hal itu diharapkan mampu mempercepat tercapainya target vaksinasi terhadap 70 persen warga di Kalimantan Tengah maupun di Indonesia, agar segera terwujud herd immunity atau kekebalan komunal.

Sebelumnya pada pada vaksinasi pertama yang dipusatkan di SMPN 1 Dusun Selatan, Selasa (16/11), sebanyak 626 peserta didik dari jenjang SMP hingga SMA yang berhasil divaksin. Kemudian Rabu (17/11), vaksinasi yang dipusatkan di SMPN 2 Dusun Selatan diikuti 448 pelajar dari beberapa sekolah.

Selanjutnya vaksinasi ketiga dipusatkan di SMKN 1 Dusun Selatan, Kamis (18/11) yang diikuti 563 pelajar dan kegiatan keempat dipusatkan di MTsN Buntok, diikuti 458 orang.

Baca Juga :  Vaksin Pfizer Jadi Pilihan Booster Anak dan Ibu Hamil

“Jadi hingga akhir November ini, BIN Daerah Kalteng berhasil melakukan vaksinasi terhadap 2.095 orang atau mencapai 95,9 persen dari target sasaran pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Barito Selatan bulan ini,” beber Sinyo.

Kegiatan vaksinasi massal ini juga dilaksanakan BIN Daerah Kalteng di beberapa kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Tengah, dengan sasaran utama para pelajar, serta masyarakat umum.

“Untuk bulan November ini kami menargetkan 13 ribu orang bisa divaksin. Dan bulan depan (Desember) juga 13 ribu. Hal ini sesuai arahan Presiden dan Kepala BIN serta upaya kita mendukung pemerintah daerah, agar kita mencapai target 70 persen masyarakat bisa mendapat vaksin Covid-19,” ujarnya.

“Harapannya di bulan depan kita bisa memenuhi semua target di Kalteng, agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi para siswa bisa segera dilaksanakan 100 persen pada awal tahun 2022,” tambah Sinyo.

Meski saat ini angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah cenderung telah jauh menurun, lanjut Sinyo, namun dia mengingatkan agar masyarakat tidak lengah, dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Meski kasus konfirmasi baru telah menurun, bukan berarti kita boleh mengendorkan protokol kesehatan. Itu (prokes) tetap harus diterapkan secara ketat oleh semua pihak tanpa terkecuali,” pesan Sinyo.

Baca Juga :  Cara Kejaksaan Negeri Katingan Sambut HBA dan IAD 2020

Sementara itu, di sela kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang dilaksanakan bagi siswa di MTsN Buntok yang digelar oleh BIN Kalteng bersama Dinas Kesehatan setempat, Senin (22/11), Wakil Kepala MTsN Buntok Bidang Kesiswaan, Dimas Kosworo, mengungkapkan rasa terima kasih kepada BIN.

“Terima kasih buat BIN Kalteng dan Dinkes Barsel yang telah melaksanakan Vaksinasi bagi para siswa kami, ini sangat membantu kami memenuhi target pencapaian vaksinasi di sekolah ini,” ucapnya.

Diakui oleh Dimas, jumlah siswa yang mengikuti vaksin pada hari ini adalah 458 orang dari total siswa MTsN Buntok yang berjumlah 608 orang.

Hal itu, jelas dia lagi dikarenakan sekitar 100 orang siswa sudah ikut vaksinasi di sekolah ataupun tempat lainnya, sedangkan 50 siswa lainnya ada yang belum menerima vaksinasi Covid-19 dikarenakan memiliki penyakit bawaan, serta ada jua sebagian yang belum mendapatkan izin dari orang tua mereka.

“Kami berharap dengan tuntasnya pelaksanaan vaksinasi bagi siswa ini, tidak ada lagi terjadi penyebaran Covid-19 di sekolah dan kami bisa segera melaksanakan PTM 100 persen pada tahun depan,” pungkasnya. (Eko Supriadi)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/