Seminggu Tempati Rumah Baru, Pasangan Muda Diteror Makhluk Halus

Namun, anehnya suara-suara aneh, mulai terdengar sejak malam itu. Suara seperti kursi diseret, piring dan gelas yang seperti bertumbukan atau suara orang yang sedang membikin minuman di dapur.

“Pernah saya dengar, suara orang seperti sedang mengaduk minuman, waktu saya cek ke dapur, tidak ada siapa-siapa,” tuturnya.

Sampai suatu malam, sekitar pukul dua dinihari, Stefani istrinya membangunkan dirinya.  Wajahnya pucat pasi dan badannya sedikir gemetar ketakutan.

“Dia melihat seorang perempuan berdiri di depan pintu kamar, pakai kebaya kusam warna putih, rambutnya panjang tapi wajahnya tidak begitu jelas,” kata Abimanyu menggambarkan sosok perempuan yang dilihat istrinya.

Awalnya, istrinya mengira  mengira ada orang masuk rumah. Saat lampu dinyalakan, sosok itu langsung menghilang.

Semula Abimanyu tidak percaya dengan apa yang diceritakan istrinya itu. Sampai akhirnya dia melihat dengan mata kepalanya sendiri.

Baca Juga :  Penuh Makna, Acara Adat Pernikahan Deden–Bunga Berlangsung Sakral

Ketika tengah menyelesaikan kerjaan kantor, sekitar pukul satu dinihari, dia mendengar suara langkah dilorong rumahnya.

Electronic money exchangers listing

“Tok… tok… tok…suaranya jelas sekali, kayak orang jalan tapi gak pake alas,” ungkap Abimanyu.

Curiga suara itu adalah pencuri yang akan masuk ke rumahnya, Abimanyu membuka pintu samping rumahnya secara perlahan-lahan.

Saat pintu terbuka itulah, dia melihat sosok perempuan berdiri membelanginya. Bentuknya mirip yang diceritakan istrinya, rambut panjang sepinggang, berbaju kebaya putih yang sudah kusam.

“Dari pantulan kaca samping rumah, saya bisa melihat meski tidak terlalu jelas, wajah perempuan itu pucat banget dan matanya hitam pekat,” kata Abimanyu menggambarkan sosok yang dilihatnya itu.

Meski sempat kaget dan agak shock dengan penampakan yang dilihatnya, Abimanyu berusaha mengendalikan diri.

“Saya baca ayat kursi dan doa-doa lainnya dan langsung tutup pintu,” ucapnya.

Baca Juga :  Upaya Pengrajin Anyaman Purun di Seruyan: Terus Bernovasi untuk Bisa Bertahan

Abimanyu langsung menutup pintu dan membaca doa sekuat-kuatnya.

Berbagai kejadian mulai dari penampakan dan suara-suara baik didalam rumah maupun luar rumah,tambah Abimanyu, terus meneror dia dan istrinya.

Puncaknya, saat istrinya selepas magrib hendak membuang sampah dibelakang rumah yang kebetulan berbatasan dengan kebun pisang dan terdapat beberapa pohon randu besar yang hanya berjarak beberapa meter dari pintu belakang rumahnya.

Ketika berjalan beberapa meter dari pintu belakang rumah dan hendak membuang sampah itulah, ungkap Abimanyu, langkah istrinya terhenti karena didepannya hanya berjarak tiga meter dihadang sosok menyeramkan.

“Saat jalan, persis didepan istri, ada nenek-nenek, katanya wajah seram banget, mukanya rata, tidak ada hidung, kelopak matanya hitam, kulitnya keriput. Memakai baju jaman orang dulu,” tuturnya.

Melihat penampakan menyeramkan persis didepannya, tambah Abimanyu, istrinya shock dan langsung pingsan.

Namun, anehnya suara-suara aneh, mulai terdengar sejak malam itu. Suara seperti kursi diseret, piring dan gelas yang seperti bertumbukan atau suara orang yang sedang membikin minuman di dapur.

“Pernah saya dengar, suara orang seperti sedang mengaduk minuman, waktu saya cek ke dapur, tidak ada siapa-siapa,” tuturnya.

Sampai suatu malam, sekitar pukul dua dinihari, Stefani istrinya membangunkan dirinya.  Wajahnya pucat pasi dan badannya sedikir gemetar ketakutan.

Electronic money exchangers listing

“Dia melihat seorang perempuan berdiri di depan pintu kamar, pakai kebaya kusam warna putih, rambutnya panjang tapi wajahnya tidak begitu jelas,” kata Abimanyu menggambarkan sosok perempuan yang dilihat istrinya.

Awalnya, istrinya mengira  mengira ada orang masuk rumah. Saat lampu dinyalakan, sosok itu langsung menghilang.

Semula Abimanyu tidak percaya dengan apa yang diceritakan istrinya itu. Sampai akhirnya dia melihat dengan mata kepalanya sendiri.

Baca Juga :  Penuh Makna, Acara Adat Pernikahan Deden–Bunga Berlangsung Sakral

Ketika tengah menyelesaikan kerjaan kantor, sekitar pukul satu dinihari, dia mendengar suara langkah dilorong rumahnya.

“Tok… tok… tok…suaranya jelas sekali, kayak orang jalan tapi gak pake alas,” ungkap Abimanyu.

Curiga suara itu adalah pencuri yang akan masuk ke rumahnya, Abimanyu membuka pintu samping rumahnya secara perlahan-lahan.

Saat pintu terbuka itulah, dia melihat sosok perempuan berdiri membelanginya. Bentuknya mirip yang diceritakan istrinya, rambut panjang sepinggang, berbaju kebaya putih yang sudah kusam.

“Dari pantulan kaca samping rumah, saya bisa melihat meski tidak terlalu jelas, wajah perempuan itu pucat banget dan matanya hitam pekat,” kata Abimanyu menggambarkan sosok yang dilihatnya itu.

Meski sempat kaget dan agak shock dengan penampakan yang dilihatnya, Abimanyu berusaha mengendalikan diri.

“Saya baca ayat kursi dan doa-doa lainnya dan langsung tutup pintu,” ucapnya.

Baca Juga :  Upaya Pengrajin Anyaman Purun di Seruyan: Terus Bernovasi untuk Bisa Bertahan

Abimanyu langsung menutup pintu dan membaca doa sekuat-kuatnya.

Berbagai kejadian mulai dari penampakan dan suara-suara baik didalam rumah maupun luar rumah,tambah Abimanyu, terus meneror dia dan istrinya.

Puncaknya, saat istrinya selepas magrib hendak membuang sampah dibelakang rumah yang kebetulan berbatasan dengan kebun pisang dan terdapat beberapa pohon randu besar yang hanya berjarak beberapa meter dari pintu belakang rumahnya.

Ketika berjalan beberapa meter dari pintu belakang rumah dan hendak membuang sampah itulah, ungkap Abimanyu, langkah istrinya terhenti karena didepannya hanya berjarak tiga meter dihadang sosok menyeramkan.

“Saat jalan, persis didepan istri, ada nenek-nenek, katanya wajah seram banget, mukanya rata, tidak ada hidung, kelopak matanya hitam, kulitnya keriput. Memakai baju jaman orang dulu,” tuturnya.

Melihat penampakan menyeramkan persis didepannya, tambah Abimanyu, istrinya shock dan langsung pingsan.

Terpopuler

Artikel Terbaru