PROKALTENG.CO-Nia Damanik selaku penyalur ART menceritakan kekerasan fisik yang diduga dilakukan mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin, terhadap Hera.
Nia Damanik mengaku tahu kekerasan fisik dilakukan Erin terhadap Hera setelah Hera menghubungi dan memintanya untuk datang menjemput. Hera dalam curhatannya mengaku sudah tidak sanggup lagi bekerja di rumah Erin karena kekerasan fisik dan kata-kata kasar diterimanya setiap hari.
“Sekitar pukul 3 sore (hari Selasa) saya ditelepon Hera, ‘kak tolongin saya, tolong jemput saya. Kenapa? Saya dipukul. Dipukul apanya? Kepala saya, dipukul pakai sapu,” kata Nia Damanik.
Dia pun terkejut ART Hera yang berada di bawah tanggung jawabnya malah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sang majikan. Nia Damanik menanyakan kesalahan apa yang telah dilakukan Hera sampai membuat Erin jadi marah besar.
“Katanya nggak bikin salah, cuma gara-gara telat nutup jendela. Dia disuruh jongkok, terus ditendang kepalanya pakai kaki. Hera kejengkang,” cerita Nia Damanik.
Menurut dia, Erin setiap hari berkata kasar kepada ART. Hera baru merasa tidak sanggup lagi bekerja setelah Erin mulai main tangan.
“Saya sempat bilang, ya sudah sabarin saja, mungkin ibunya lagi kesal,” katanya.
Meski sempat diminta bersabar, Hera merasa sudah tidak kuat lagi. Dia pun meminta untuk dijemput mau berhenti bekerja di rumah Erin.
“Hera tidak melawan. Karena sudah main tangan dia laporan (sama saya). Karena laporan, HP dia dibanting katanya,” ungkapnya.
Di sisi lain, Rien Wartia Trigina alias Erin, memberikan tanggapan terkait kekerasan fisik yang dituduhkan kepada dirinya. Erin secara tegas melayangkan bantahan, mengaku tidak pernah melakukan tindakan kekerasan seperti itu.
Erin justru menuding ART Hera memiliki perangai yang buruk selama bekerja di rumahnya. Dia mengaku memiliki bukti seperti hasil rekaman kamera CCTV dll untuk memperkuat posisinya.(jpg)


