Permasalahan Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Kini Konflik Terkait Masalah Aset

Permasalahan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini melebar tidak hanya menyangkut masalah anak-anak dimana waktu kebersamaan dengan kedua orang tuanya dinilai tidak adil atau tidak sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama saat terjadinya perceraian.

Sarwendah dan Ruben Onsu kini terlibat konflik terkait masalah aset yang merupakan harta gono-gini. Misalnya, mereka mempermasalahkan aset berupa rumah yang kini ditempati Sarwendah dan anak-anaknya.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon menyatakan, rumah yang ditempati kliennya dijadikan jaminan utang ke bank oleh Ruben Onsu.

“Selain utang yang dimiliki secara pribadi oleh klien kami dan RO, ada juga utang dari perusahaan milik RO yang menjaminkan rumah yang diserahkan kepada klien kami berdasarkan akta kesepakatan. Itu yang perlu dipahami,” kata Abraham Simon selaku kuasa hukum Sarwendah di Jakarta, Minggu (31/5).

Baca Juga :  Konflik Warga dan Perusahaan Perlu Diselesaikan Serius karena Terkait Kelancaran Investasi

Sarwendah kini ketar ketir rumah yang ditempatinya bersama anak-anak dan diberikan kepada dirinya sebagai harta Gono gini bakal disita-dilelang oleh bank. Pasalnya, Ruben Onsu disebut tidak lancar dalam membayarkan kewajibannya kepada bank.

Kekhawatiran Sarwendah dinilai sangat beralasan. Pasalnya, rumah yang sampai saat ini masih ditempati Sarwendah itu sudah mendapat surat peringatan sampai beberapa kali dari bank setelah proses pembayaran cicilan tidak lancar.

“Kami pegang surat-surat dari bank mulai dari peringatan pertama, peringatan kedua, peringatan ketiga. Tidak dibayarkan sejak Juni 2024,” kata Abraham Simon.

Electronic money exchangers listing

Simon menegaskan, kewajiban membayar cicilan ke bank atas rumah yang ditempati Sarwendah merupakan kewajiban dari Ruben Onsu. Hal itu tertuang dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani kedua belah pihak.

Baca Juga :  Bangun Rumah Mewah, Sudah Berulang Kali Direnovasi

“Pihak RO yang membayar cicilannya sampai lunas. Sebagai ayah dan mantan suami yang baik, harusnya dia tidak membebankan kepada klien kami,” tegas Simon.

Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah lainnya mengungkapkan hal senada. Sarwendah sangat takut jika harus menghadapi kenyataan pahit dimana rumah yang ditempatinya bersama anak-anak disita dan dilelang oleh bank setelah pembayaran cicilannya beberapa kali tidak lancar.

Apalagi, pinjaman di bank dan kewajiban yang harus dibayarkan disebut kuasa hukum Sarwendah bernilai fantastis.

“Rumah itu kemungkinan besar bisa dilelang karena sudah call lima. Kalau secara perbankan, call lima itu sudah akhir sebelum masuk lelang,” beber Chris Sam Siwu.(jpc)

Permasalahan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini melebar tidak hanya menyangkut masalah anak-anak dimana waktu kebersamaan dengan kedua orang tuanya dinilai tidak adil atau tidak sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama saat terjadinya perceraian.

Sarwendah dan Ruben Onsu kini terlibat konflik terkait masalah aset yang merupakan harta gono-gini. Misalnya, mereka mempermasalahkan aset berupa rumah yang kini ditempati Sarwendah dan anak-anaknya.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon menyatakan, rumah yang ditempati kliennya dijadikan jaminan utang ke bank oleh Ruben Onsu.

Electronic money exchangers listing

“Selain utang yang dimiliki secara pribadi oleh klien kami dan RO, ada juga utang dari perusahaan milik RO yang menjaminkan rumah yang diserahkan kepada klien kami berdasarkan akta kesepakatan. Itu yang perlu dipahami,” kata Abraham Simon selaku kuasa hukum Sarwendah di Jakarta, Minggu (31/5).

Baca Juga :  Konflik Warga dan Perusahaan Perlu Diselesaikan Serius karena Terkait Kelancaran Investasi

Sarwendah kini ketar ketir rumah yang ditempatinya bersama anak-anak dan diberikan kepada dirinya sebagai harta Gono gini bakal disita-dilelang oleh bank. Pasalnya, Ruben Onsu disebut tidak lancar dalam membayarkan kewajibannya kepada bank.

Kekhawatiran Sarwendah dinilai sangat beralasan. Pasalnya, rumah yang sampai saat ini masih ditempati Sarwendah itu sudah mendapat surat peringatan sampai beberapa kali dari bank setelah proses pembayaran cicilan tidak lancar.

“Kami pegang surat-surat dari bank mulai dari peringatan pertama, peringatan kedua, peringatan ketiga. Tidak dibayarkan sejak Juni 2024,” kata Abraham Simon.

Simon menegaskan, kewajiban membayar cicilan ke bank atas rumah yang ditempati Sarwendah merupakan kewajiban dari Ruben Onsu. Hal itu tertuang dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani kedua belah pihak.

Baca Juga :  Bangun Rumah Mewah, Sudah Berulang Kali Direnovasi

“Pihak RO yang membayar cicilannya sampai lunas. Sebagai ayah dan mantan suami yang baik, harusnya dia tidak membebankan kepada klien kami,” tegas Simon.

Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah lainnya mengungkapkan hal senada. Sarwendah sangat takut jika harus menghadapi kenyataan pahit dimana rumah yang ditempatinya bersama anak-anak disita dan dilelang oleh bank setelah pembayaran cicilannya beberapa kali tidak lancar.

Apalagi, pinjaman di bank dan kewajiban yang harus dibayarkan disebut kuasa hukum Sarwendah bernilai fantastis.

“Rumah itu kemungkinan besar bisa dilelang karena sudah call lima. Kalau secara perbankan, call lima itu sudah akhir sebelum masuk lelang,” beber Chris Sam Siwu.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru