JAKARTA – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Hery Gunardi meraih penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka dalam ajang Koperasi Awards 2026 yang diselenggarakan Kementerian Koperasi Republik Indonesia bekerja sama dengan detikcom.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S. di Hotel The St. Regis, Jakarta, 20 Agustus 2026.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.
Hery mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi BRI untuk terus memperkuat kontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi bagi seluruh Insan BRILian yang terus hadir dan bekerja bersama masyarakat hingga pelosok Indonesia. Pemberdayaan koperasi, UMKM dan pelaku usaha di tingkat akar rumput merupakan bagian penting dari peran BRI sebagai bank rakyat,” ujar Hery.
Menurut Hery, koperasi memiliki posisi penting dalam agenda pembangunan ekonomi nasional. Karena itu, BRI berkomitmen mengambil peran aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah, termasuk penguatan koperasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendampingan, pemberdayaan serta perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di tingkat desa.
Dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, BRI turut memperluas akses keuangan melalui BRILink Agen. Hingga Juni 2026, jumlah BRILink Agen mencapai 1,13 juta agen yang tersebar di lebih dari 60 ribu desa.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BRILink Agen mencatat lebih dari 501 juta transaksi dengan volume mencapai Rp841 triliun.
Selain akses layanan keuangan, BRI menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha. Melalui Desa BRILiaN, BRI telah menjangkau lebih dari 5 ribu desa, sedangkan KlasterkuHidupku telah mengembangkan lebih dari 43.337 klaster usaha.
Sementara itu, LinkUMKM telah dimanfaatkan lebih dari 17,3 juta pelaku UMKM. Sebanyak 54 Rumah BUMN juga telah menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan dengan sekitar 596 ribu UMKM terdaftar.
Dari sisi pembiayaan, portofolio kredit UMKM BRI mencapai sekitar Rp1.235 triliun pada akhir Triwulan II 2026. Angka tersebut setara dengan 75,2 persen dari total portofolio kredit Perseroan.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp103,81 triliun kepada 2 juta debitur. Penyaluran tersebut antara lain mengalir ke sektor pertanian sebesar 42,68 persen dan perdagangan sebesar 32,34 persen dari total penyaluran.
Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono menegaskan koperasi tetap memiliki relevansi dalam pembangunan ekonomi karena berlandaskan kebersamaan dan gotong royong.
“Koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi juga gagasan membangun ekonomi melalui kebersamaan dan gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Ferry.
Koperasi Awards 2026 merupakan ajang apresiasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia bagi pihak-pihak yang berkontribusi dalam pembinaan dan pengembangan koperasi sebagai bagian dari gerakan ekonomi kerakyatan.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono, Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Ketua Komite IV DPD RI AA Ahmad Nawardi, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia Reda Manthovani, Founder & Chairman CT Corp Chairul Tanjung, serta keluarga Wakil Presiden pertama Republik Indonesia Mohammad Hatta. ***


