Bandeng Juwana Elrina Semarang Tumbuh Pesat Berkat Pemberdayaan UMKM BRI

SEMARANG – Bandeng Juwana Elrina jadi salah satu toko oleh-oleh favorit pemudik di Semarang, sekaligus bukti suksesnya pemberdayaan UMKM oleh BRI.

Bandeng duri lunak alias bandeng presto menjadi primadona, membuat setiap singgah di Semarang rasanya belum lengkap tanpa membawanya pulang. Sejak berdiri 3 Januari 1981, toko ini sudah jadi bagian tradisi mudik yang tidak tergantikan.

Jason Nathaniel Kusmadi, cucu pendiri Bandeng Juwana Elrina, menceritakan awal usaha ini berawal dari keterbatasan modal keluarga.

“Awalnya kakek ingin buka bakery, tapi batal karena modal kurang. Akhirnya kami pilih jual bandeng, karena banyak penjual bandeng di sekitar rumah,” ungkap Jason.

Stand kecil di depan rumah itu sekaligus dipakai sebagai tempat tinggal dan praktik dokter.

Baca Juga :  Jumlah Pengguna Super Apps BRImo Melesat, Volume Transaksi Capai Rp2.574 Triliun 

Tiga tahun berselang, stand sederhana itu berkembang menjadi toko oleh-oleh dengan bandeng presto sebagai produk utama.

Kini, variasi produk terus bertambah, mulai bandeng asap, otak-otak bandeng, boneless bandeng, hingga wingko babat, lumpia, tahu bakso, dan bakpia. Selain itu, Bandeng Juwana Elrina memberi kesempatan bagi UMKM lokal menitipkan produknya, menjadikan toko ini one stop shopping oleh-oleh khas Semarang.

Electronic money exchangers listing

BRI ikut mendukung pertumbuhan usaha ini melalui akses pembiayaan, pelatihan pengelolaan keuangan, dan bantuan izin usaha seperti PIRT dan sertifikat halal. Di area toko, BRI Corner juga menjual kerajinan lokal dan menawarkan promo menarik seperti cashback serta program tebus murah.

Jason menambahkan, puncak keramaian toko justru terjadi setelah Lebaran saat arus balik.

Baca Juga :  Kenes Lalita, Busana Anak Asal Jepara yang Naik Kelas Berkat LinkUMKM BRI

“Pemudik yang kembali ke kota asal biasanya mampir membeli oleh-oleh, itu yang bikin toko makin ramai,” katanya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menekankan dukungan penuh BRI untuk UMKM agar mereka bisa meningkatkan kapasitas usaha, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah.

“Kisah Bandeng Juwana Elrina jadi contoh inspiratif bagaimana pemberdayaan BRI mampu membuat UMKM berkembang dan bertahan,” ujar Dhanny. ***

SEMARANG – Bandeng Juwana Elrina jadi salah satu toko oleh-oleh favorit pemudik di Semarang, sekaligus bukti suksesnya pemberdayaan UMKM oleh BRI.

Bandeng duri lunak alias bandeng presto menjadi primadona, membuat setiap singgah di Semarang rasanya belum lengkap tanpa membawanya pulang. Sejak berdiri 3 Januari 1981, toko ini sudah jadi bagian tradisi mudik yang tidak tergantikan.

Jason Nathaniel Kusmadi, cucu pendiri Bandeng Juwana Elrina, menceritakan awal usaha ini berawal dari keterbatasan modal keluarga.

Electronic money exchangers listing

“Awalnya kakek ingin buka bakery, tapi batal karena modal kurang. Akhirnya kami pilih jual bandeng, karena banyak penjual bandeng di sekitar rumah,” ungkap Jason.

Stand kecil di depan rumah itu sekaligus dipakai sebagai tempat tinggal dan praktik dokter.

Baca Juga :  Jumlah Pengguna Super Apps BRImo Melesat, Volume Transaksi Capai Rp2.574 Triliun 

Tiga tahun berselang, stand sederhana itu berkembang menjadi toko oleh-oleh dengan bandeng presto sebagai produk utama.

Kini, variasi produk terus bertambah, mulai bandeng asap, otak-otak bandeng, boneless bandeng, hingga wingko babat, lumpia, tahu bakso, dan bakpia. Selain itu, Bandeng Juwana Elrina memberi kesempatan bagi UMKM lokal menitipkan produknya, menjadikan toko ini one stop shopping oleh-oleh khas Semarang.

BRI ikut mendukung pertumbuhan usaha ini melalui akses pembiayaan, pelatihan pengelolaan keuangan, dan bantuan izin usaha seperti PIRT dan sertifikat halal. Di area toko, BRI Corner juga menjual kerajinan lokal dan menawarkan promo menarik seperti cashback serta program tebus murah.

Jason menambahkan, puncak keramaian toko justru terjadi setelah Lebaran saat arus balik.

Baca Juga :  Kenes Lalita, Busana Anak Asal Jepara yang Naik Kelas Berkat LinkUMKM BRI

“Pemudik yang kembali ke kota asal biasanya mampir membeli oleh-oleh, itu yang bikin toko makin ramai,” katanya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menekankan dukungan penuh BRI untuk UMKM agar mereka bisa meningkatkan kapasitas usaha, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah.

“Kisah Bandeng Juwana Elrina jadi contoh inspiratif bagaimana pemberdayaan BRI mampu membuat UMKM berkembang dan bertahan,” ujar Dhanny. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru