BATAM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan investasi dan aktivitas dunia usaha di Batam, Kepulauan Riau, melalui solusi perbankan terintegrasi bagi investor dan pelaku usaha. Upaya tersebut mengemuka dalam Batam Investment Forum 2026 yang digelar di Batam pada Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas penguatan investasi serta pengembangan ekosistem bisnis di Batam. Hadir dalam kesempatan tersebut Group Head Corporate Banking 4 BRI Adhi Pratama, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Kepala OJK Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, serta Wakil Ketua Umum HKI Wilayah Kepulauan Riau Peter Vincent.
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan, karakteristik kebutuhan investor terus berkembang seiring dengan tahapan bisnis yang dijalankan. Karena itu, BRI menempatkan layanan perbankan sebagai bagian dari ekosistem investasi dengan menghadirkan solusi terintegrasi sesuai kebutuhan perusahaan.
“Setiap investasi memiliki kebutuhan yang berbeda pada setiap tahapannya. Sejak mempersiapkan investasi hingga memasuki tahap operasional, perusahaan membutuhkan dukungan finansial maupun ekosistem bisnis yang dapat menunjang keberlangsungan usahanya. BRI hadir dengan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut agar investor dapat menjalankan dan mengembangkan bisnisnya secara optimal,” ujar Riko.
Dukungan tersebut juga diberikan kepada investor asing melalui tim Foreign Direct Investment (FDI) BRI. Tim ini membantu BRI memahami kebutuhan investor secara lebih komprehensif sekaligus menghubungkannya dengan berbagai kapabilitas dan layanan yang tersedia dalam BRI Group.
“BRI ingin hadir sejak investor mulai membangun bisnisnya di Indonesia. Karena itu, dukungan yang kami berikan tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi mencakup kebutuhan transaksi, trade and forex, pengelolaan arus kas, hingga berbagai solusi yang mendukung kegiatan operasional perusahaan,” lanjut Riko.
Kebutuhan investor turut diperkuat melalui sinergi anak perusahaan BRI Group. BRI Insurance (BRINS) menyediakan perlindungan atas berbagai aset yang terkait dengan realisasi investasi, mulai dari bangunan pabrik, peralatan, kendaraan, hingga kebutuhan asuransi mikro.
Sementara itu, BRI Finance menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan untuk menunjang mobilitas dan kebutuhan operasional perusahaan. Sinergi tersebut memperluas dukungan BRI Group agar kebutuhan investor dapat dilayani secara lebih menyeluruh, baik dari sisi pembiayaan maupun perlindungan aset.
Berbagai kapabilitas tersebut terintegrasi dalam konsep One BRI Solution. Melalui konsep ini, perusahaan dapat memperoleh solusi finansial sesuai kebutuhan bisnisnya dalam satu ekosistem.
Layanan yang tersedia mencakup rekening perusahaan, kartu korporasi, transaksi valuta asing, trade finance, bank garansi, cash management, payroll, hingga berbagai fasilitas bagi karyawan, termasuk pembiayaan kepemilikan rumah dan kendaraan.
Hal tersebut menjadi relevan bagi Batam yang terus berkembang sebagai kawasan tujuan investasi. Kehadiran perusahaan-perusahaan baru diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi juga menciptakan efek berganda dengan membuka peluang bagi pemasok, tenaga kerja, maupun pelaku usaha lokal untuk masuk ke dalam rantai pasok industri.
“Dengan kapabilitas yang terintegrasi, jaringan yang luas, serta ekosistem nasabah dari berbagai segmen, BRI optimistis dapat menjadi mitra dengan solusi menyeluruh bagi investor, sekaligus terus mendukung masuknya investasi berkualitas dan membantu menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi di Batam maupun Indonesia,” pungkas Riko. ***


