Ekspor Kalteng Tembus US$2,15 Miliar hingga Juli 2026, Tumbuh 5,87 Persen

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Mencatat nilai ekspor Kalimantan Tengah mencapai US$2,157 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Capaian tersebut tumbuh 5,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, menunjukkan kinerja perdagangan luar negeri daerah masih berada pada tren positif. BRS PLN Rilis September 2026.pdf

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga. Mengatakan pertumbuhan ekspor Kalimantan Tengah menjadi indikator positif bagi perekonomian daerah di tengah berbagai dinamika perdagangan global.

“Secara kumulatif, nilai ekspor Kalimantan Tengah periode Januari hingga Juli 2026 mencapai US$2,157 miliar atau meningkat 5,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya, Senin (1/9/2026).

Baca Juga :  Ekonomi Kalteng Tumbuh 4,04 Persen di Awal 2025, Sektor Pertanian Tetap Jadi Penopang

Menurut Toto. Ekspor Kalimantan Tengah masih didominasi komoditas unggulan daerah yang selama ini menjadi penopang perdagangan internasional. Seperti sektor pertambangan dan perkebunan yang memiliki permintaan cukup tinggi di pasar dunia.

Dia menjelaskan. Kinerja ekspor Kalimantan Tengah yang terus tumbuh menunjukkan daya saing produk daerah masih terjaga. Kondisi tersebut juga menjadi sinyal positif bagi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan rantai pasok, transportasi, dan logistik.

“Pertumbuhan ekspor ini menunjukkan bahwa komoditas unggulan Kalimantan Tengah masih mampu bersaing dan diterima oleh pasar internasional,” katanya.

Electronic money exchangers listing

BPS mencatat sejumlah negara di kawasan Asia masih menjadi tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah. Stabilnya permintaan dari negara mitra dagang tersebut turut mendukung peningkatan nilai ekspor selama tujuh bulan pertama tahun ini.

Baca Juga :  Inflasi Kalteng Capai 4,32 Persen pada Juli 2026, Beras Jadi Penyumbang Terbesar

Selain berkontribusi terhadap penerimaan daerah dan aktivitas usaha, peningkatan ekspor Kalimantan Tengah juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor-sektor pendukung yang berkaitan dengan perdagangan luar negeri.

“Perkembangan ekspor akan terus dipantau karena menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kondisi ekonomi Kalimantan Tengah secara keseluruhan,” tutur Toto.

BPS berharap tren pertumbuhan ekspor Kalimantan Tengah dapat berlanjut hingga akhir 2026 sehingga mampu memperkuat struktur perekonomian daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.  (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Mencatat nilai ekspor Kalimantan Tengah mencapai US$2,157 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Capaian tersebut tumbuh 5,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, menunjukkan kinerja perdagangan luar negeri daerah masih berada pada tren positif. BRS PLN Rilis September 2026.pdf

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga. Mengatakan pertumbuhan ekspor Kalimantan Tengah menjadi indikator positif bagi perekonomian daerah di tengah berbagai dinamika perdagangan global.

Electronic money exchangers listing

“Secara kumulatif, nilai ekspor Kalimantan Tengah periode Januari hingga Juli 2026 mencapai US$2,157 miliar atau meningkat 5,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya, Senin (1/9/2026).

Baca Juga :  Ekonomi Kalteng Tumbuh 4,04 Persen di Awal 2025, Sektor Pertanian Tetap Jadi Penopang

Menurut Toto. Ekspor Kalimantan Tengah masih didominasi komoditas unggulan daerah yang selama ini menjadi penopang perdagangan internasional. Seperti sektor pertambangan dan perkebunan yang memiliki permintaan cukup tinggi di pasar dunia.

Dia menjelaskan. Kinerja ekspor Kalimantan Tengah yang terus tumbuh menunjukkan daya saing produk daerah masih terjaga. Kondisi tersebut juga menjadi sinyal positif bagi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan rantai pasok, transportasi, dan logistik.

“Pertumbuhan ekspor ini menunjukkan bahwa komoditas unggulan Kalimantan Tengah masih mampu bersaing dan diterima oleh pasar internasional,” katanya.

BPS mencatat sejumlah negara di kawasan Asia masih menjadi tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah. Stabilnya permintaan dari negara mitra dagang tersebut turut mendukung peningkatan nilai ekspor selama tujuh bulan pertama tahun ini.

Baca Juga :  Inflasi Kalteng Capai 4,32 Persen pada Juli 2026, Beras Jadi Penyumbang Terbesar

Selain berkontribusi terhadap penerimaan daerah dan aktivitas usaha, peningkatan ekspor Kalimantan Tengah juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor-sektor pendukung yang berkaitan dengan perdagangan luar negeri.

“Perkembangan ekspor akan terus dipantau karena menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kondisi ekonomi Kalimantan Tengah secara keseluruhan,” tutur Toto.

BPS berharap tren pertumbuhan ekspor Kalimantan Tengah dapat berlanjut hingga akhir 2026 sehingga mampu memperkuat struktur perekonomian daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.  (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru