PALANGKA
RAYA, PROKALTENG.CO โ Anggota
Komisi III DPRD Kalteng, Hj Sri Neni Trianawati, meminta masyarakat waspada
terhadap peredaran uang palsu (upal) Pasalnya, mendekati momen lebaran seperti
saat ini, biasanya masyarakat akan mencari jasa untuk menukarkan uang pecahan,
disitulah kadang dimanfaatkan oleh segelintir oknum tidak bertanggung jawab
memanfaatkan situasi tersebut.
รขโฌลKarena biasanya ada saja
oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan tersebut menyediakan jasa penukaran
uang dan mengedarkan uang palsu dengan
harga murah, demi meraih keuntungan. Untuk itu kami ingatkan agar masyarakat lebih
waspada dan teliti sebelum menukarkan
uang,รขโฌย ucap legislator yang membidangi kesejahteraan rakyat (kesra) tersebut,
Kamis (29/4).
Memang untuk saat ini,
lanjut politisi perempuan dari Partai Golongan Karya
(Golkar) Kalteng tersebut, kasus peredaran upal di Provinsi Kalteng tidak
begitu rawan seperti di daerah-daerah lain luar provinsi. Namun tidak ada
salahnya jika masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan.
รขโฌลKarena mendekati lebaran
biasanya akan banyak masyarakat yang
akan menggunakan alat transaksi pembayaran tunai tersebut. Jadi masyarakat
harus lebih teliti dan jeli untuk memastikan keaslian uang tersebut,รขโฌยujarnya.
Wakil rakyat asal Daerah
Pemilihan (Dapil) IV Kalteng meliputi Kabupaten Barut, Bartim, Barsel dan
Murung Raya ini juga mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi kebijakan-kebijakan
yang telah dikeluarkan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat telah membantu
pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19.
รขโฌลDalam beberapa pekan
kedepan kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri, kami ingatkan masyarakat tidak usah kemana-mana cukup
dirumah saja. Tetap terapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam kehidupan
sehari-hari, dan selalu gunakan masker saat sedang berada diluar,รขโฌย tutup Hj Sri
Neni Trianawati.