Ia juga mengapresiasi upaya SMKN 5 Palangka Raya dalam mengembangkan kegiatan praktik, termasuk pemeliharaan ayam yang dinilai telah berhasil dilakukan oleh pihak sekolah.
“Untuk peternakan ayam, sudah berjalan dan hasilnya cukup baik. Mereka juga membutuhkan tambahan bibit ayam dan ikan untuk mendukung kegiatan praktik. Ini tentu menjadi hal yang positif karena siswa bisa belajar secara langsung,” jelasnya.
Selain itu, Faridawaty mencatat masih adanya kebutuhan alat praktik pada jurusan Teknik Sepeda Motor. Jurusan tersebut diketahui menjalin kerja sama dengan Honda melalui Trio Motor dan Cahaya Indah.
Menurutnya, dukungan peralatan praktik sangat diperlukan agar siswa dapat memperoleh pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Untuk Teknik Sepeda Motor, mereka masih membutuhkan alat praktik. Apalagi ada kerja sama dengan pihak Honda. Kita berharap pembelajaran yang diberikan semakin maksimal sehingga lulusan memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal ketika masuk dunia kerja,” ujarnya.
Hal serupa juga ditemukan pada jurusan Desain Komputer yang masih membutuhkan kamera sebagai salah satu perangkat penunjang kegiatan praktik.
Faridawaty menegaskan, aspirasi yang disampaikan pihak sekolah tidak hanya akan dicatat, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dan perjuangan sesuai kewenangan DPRD.
Sebagai bentuk tindak lanjut awal, dalam kunjungan tersebut Faridawaty telah merealisasikan bantuan sebesar Rp5 juta. Bantuan tersebut digunakan untuk pembelian alat praktik Teknik Sepeda Motor serta pengadaan bibit ayam dan ikan.
“Memang bantuan ini belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan sekolah. Tetapi setidaknya ada yang bisa kita bantu dan langsung dimanfaatkan untuk kegiatan praktik siswa,” tuturnya.
Faridawaty berharap dukungan terhadap sekolah kejuruan dapat terus ditingkatkan, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat menjadi modal menghadapi dunia kerja maupun membuka peluang usaha secara mandiri.


