DPRD Kalteng Dorong Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Bartim Berlanjut

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng)  Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Barito Timur, Barito Utara, Barito Selatan dan Murung Raya Ampera AY Mebas mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk terus melanjutkan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak musim kemarau di Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Ia mengapresiasi respons cepat pemerintah bersama pihak swasta yang telah menjangkau 27 desa di sembilan kecamatan, serta meminta pemetaan wilayah rawan kekeringan terus diperketat agar bantuan tepat sasaran.

“Bantuan air bersih ini sangat diperlukan masyarakat, terutama di desa-desa yang mulai kesulitan memperoleh pasokan air akibat kemarau yang cukup panjang. Kami mengapresiasi respons cepat pemerintah provinsi terhadap kondisi tersebut,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga :  Capaian Plasma 52 Persen, Komisi II DPRD Kalteng Dorong Realisasi Lebih Maksimal

Dia menyebutkan, distribusi air bersih yang menjangkau 27 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Bartim menjadi upaya penting untuk menjaga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi. Karena itu, bantuan seperti ini sangat membantu warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Menurut Ampera, penyaluran bantuan perlu terus dilakukan selama dampak kemarau masih dirasakan masyarakat, khususnya di daerah yang rawan mengalami kekeringan.

“Pemerintah juga perlu terus memantau dan memetakan wilayah yang berpotensi mengalami krisis air agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ucapnya.

Electronic money exchangers listing

Selain dukungan dari pemerintah daerah, sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Bartim juga turut mengambil bagian dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Peluang Tertutup, Tetap Semangat Tuntaskan Pertandingan

“Keterlibatan perusahaan menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap masyarakat. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Dia berharap kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna mengatasi dampak kekeringan yang masih berpotensi terjadi selama musim kemarau.

“Kami berharap bantuan air bersih tetap berlanjut selama masyarakat masih membutuhkan. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar persoalan kekurangan air bersih dapat ditangani secara optimal,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng)  Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Barito Timur, Barito Utara, Barito Selatan dan Murung Raya Ampera AY Mebas mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk terus melanjutkan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak musim kemarau di Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Ia mengapresiasi respons cepat pemerintah bersama pihak swasta yang telah menjangkau 27 desa di sembilan kecamatan, serta meminta pemetaan wilayah rawan kekeringan terus diperketat agar bantuan tepat sasaran.

“Bantuan air bersih ini sangat diperlukan masyarakat, terutama di desa-desa yang mulai kesulitan memperoleh pasokan air akibat kemarau yang cukup panjang. Kami mengapresiasi respons cepat pemerintah provinsi terhadap kondisi tersebut,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Capaian Plasma 52 Persen, Komisi II DPRD Kalteng Dorong Realisasi Lebih Maksimal

Dia menyebutkan, distribusi air bersih yang menjangkau 27 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Bartim menjadi upaya penting untuk menjaga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi. Karena itu, bantuan seperti ini sangat membantu warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Menurut Ampera, penyaluran bantuan perlu terus dilakukan selama dampak kemarau masih dirasakan masyarakat, khususnya di daerah yang rawan mengalami kekeringan.

“Pemerintah juga perlu terus memantau dan memetakan wilayah yang berpotensi mengalami krisis air agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ucapnya.

Selain dukungan dari pemerintah daerah, sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Bartim juga turut mengambil bagian dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Peluang Tertutup, Tetap Semangat Tuntaskan Pertandingan

“Keterlibatan perusahaan menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap masyarakat. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Dia berharap kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna mengatasi dampak kekeringan yang masih berpotensi terjadi selama musim kemarau.

“Kami berharap bantuan air bersih tetap berlanjut selama masyarakat masih membutuhkan. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar persoalan kekurangan air bersih dapat ditangani secara optimal,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru