Bank Kalteng Dinilai Sehat, DPRD Dukung Penguatan Modal dan Ekspansi

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Komisi I DPRD Kalteng menilai kinerja Bank Kalteng terus menunjukkan perkembangan positif.

Selain dinilai sehat dan mampu memenuhi ketentuan permodalan, bank kebanggaan masyarakat Kalteng itu juga mendapat dukungan atas langkah strategis memperkuat modal serta melakukan ekspansi bisnis, termasuk membuka cabang di Jakarta.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering menyebut, Bank Kalteng saat ini berjalan dengan baik.

Menurut Freddy sebagai bank uluh itah, sudah seharusnya perkembangan Bank Kalteng menjadi perhatian DPRD.

”Dan sejauh ini kita sangat bersyukur Bank Kalteng sudah on the track. Baik dari aspek pelayanan, pengembangan dan perluasan jaringan, maupun kesehatan bank itu sendiri,” ujarnya, Selasa (23/6).

Baca Juga :  Pelajari Langkah-Langkah Strategis Mengembangkan Potensi Wisata dan Ekonomi Digital

Yohanes menyebut, Bank Kalteng sesuai peraturan OJK sudah masuk buku II dengan modal Rp 3,7 T, sehingga dengan demikian terhindar dari degradasi.

Dia menjelaskan, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebagai organ tertinggi perseroan terbatas sekaligus sebagai wadah akuntabilitas dan penentu arah kebijakan perusahaan telah memutuskan beberapa hal yang strategis bagi pengembangan Bank Kalteng ke depan.

Electronic money exchangers listing

”Diantaranya adalah pembagian dividen dimana laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 368,5 milliar. Maka yang dibagikan kepada para pemegang saham sebesar 50 persen dari perolehan laba bersih. Sedangkan 50 persen sisanya adalah masuk cadangan atau untuk memperkuat permodalan bank,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Kalteng pada prinsipnya dapat memahami keputusan RUPS tersebut.

Baca Juga :  Dorong Transaksi Non-Tunai, Pemko Palangka Raya Percepat Implementasi KKPD

”Terlebih dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian masional yang langsung tidak langsung mempengaruhi kapasitas fiskal daerah provinsi maupun kabupaten atau kota yang nota bene sebagai pemegang saham,”ungkapnya.

Yohanes menegaskan, komisi I DPRD Kalteng juga menyambut gembira dengan adanya pembukaan Cabang Bank Kalteng di Jakarta sebagai suatu terobosan penting dalam pengembangan usaha dan bisnis Bank Kalteng.(hfz)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Komisi I DPRD Kalteng menilai kinerja Bank Kalteng terus menunjukkan perkembangan positif.

Selain dinilai sehat dan mampu memenuhi ketentuan permodalan, bank kebanggaan masyarakat Kalteng itu juga mendapat dukungan atas langkah strategis memperkuat modal serta melakukan ekspansi bisnis, termasuk membuka cabang di Jakarta.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering menyebut, Bank Kalteng saat ini berjalan dengan baik.

Electronic money exchangers listing

Menurut Freddy sebagai bank uluh itah, sudah seharusnya perkembangan Bank Kalteng menjadi perhatian DPRD.

”Dan sejauh ini kita sangat bersyukur Bank Kalteng sudah on the track. Baik dari aspek pelayanan, pengembangan dan perluasan jaringan, maupun kesehatan bank itu sendiri,” ujarnya, Selasa (23/6).

Baca Juga :  Pelajari Langkah-Langkah Strategis Mengembangkan Potensi Wisata dan Ekonomi Digital

Yohanes menyebut, Bank Kalteng sesuai peraturan OJK sudah masuk buku II dengan modal Rp 3,7 T, sehingga dengan demikian terhindar dari degradasi.

Dia menjelaskan, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebagai organ tertinggi perseroan terbatas sekaligus sebagai wadah akuntabilitas dan penentu arah kebijakan perusahaan telah memutuskan beberapa hal yang strategis bagi pengembangan Bank Kalteng ke depan.

”Diantaranya adalah pembagian dividen dimana laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 368,5 milliar. Maka yang dibagikan kepada para pemegang saham sebesar 50 persen dari perolehan laba bersih. Sedangkan 50 persen sisanya adalah masuk cadangan atau untuk memperkuat permodalan bank,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Kalteng pada prinsipnya dapat memahami keputusan RUPS tersebut.

Baca Juga :  Dorong Transaksi Non-Tunai, Pemko Palangka Raya Percepat Implementasi KKPD

”Terlebih dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian masional yang langsung tidak langsung mempengaruhi kapasitas fiskal daerah provinsi maupun kabupaten atau kota yang nota bene sebagai pemegang saham,”ungkapnya.

Yohanes menegaskan, komisi I DPRD Kalteng juga menyambut gembira dengan adanya pembukaan Cabang Bank Kalteng di Jakarta sebagai suatu terobosan penting dalam pengembangan usaha dan bisnis Bank Kalteng.(hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru